Fantastis! di Beberapa Kabupaten di Sumut Suara Jokowi-JK Mencapai 90%

Dalam Pilpres 2014 Sumatera Utara menarik untuk diamati, karena ini adalah provinsi terbesar di luar Jawa dengan jumlah pemilih dalam DPT sebanyak 9.902.879 orang.

Setelah sebelumnya menurut Tim Sukses Prabowo-Hatta bahwa mereka memenangkan Pilpres 2014 di Sumatera Utara, hasil rekapitulasi beberapa relawan menunjukkan hasil sebaliknya. Begitu pula hasil quick count dari beberapa lembaga survei yang relatif tepercaya, termasuk RRI.

Meskipun real count para relawan bukan hasil resmi, namun jika data yang ada sebagian besar mencerminkan perolehan suara menurut C1 (masih ada yang salah entry dan ada sedikit lagi yang belum masuk), maka analisis hasil real count tersebut bisa digunakan sebagai indikator.

Continue reading

Formulir C1 yang aneh di web. KPU.

Formulir C1 yang aneh di web. KPU

Koleksi formulir C1 Pilpres 2014 yang tidak wajar. Kirimkan temuan Anda ke c1yanganeh@gmail.com.

  1. Provinsi: Riau
    Kota: Pekanbaru
    Kecamatan: Payung Sekaki
    Kelurahan: Tampan
    TPS 1: Prabowo 114 vs Jokowi 67 total 181. tetapi ditulis Prabowo 144 vs 67 total 181.

 

 

 

 

  1. Jumlah salah. TPS 24, Karang ANyar, Neglasari, Kota Tangerang, Banten.

 

 

 

 

  1. Jumlah kosong. TPS 12, Lingkar barat, Gading Cempaka, Kota Bengkulu, Bengkulu.

 

 

 

 

  1. Jumlah kosong. TPS 39, Ciangsana, Gunung Putri, Bogor, Jabar

 

 

 

 

  1. Jumlah kosong. TPS 1, Ambara, Dungaliyo, Gorontalo, Gorontalo.

 

 

 

 

 

  1. Jumlah salah. TPS 3, Afa-Afa, Tidore Utara, Kota Tidore Kepulauan, Malut

 

 

 

 

7. Tidak ada tanda tangan saksi. TPS 15, Kacang Pedang, Gerungeng, Pangkal Pinang, Babel

 

 

 

 

  1. Kurang tanda tangan saksi. TPS 47, Pejaten Barat, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, DKI

 

 

 

 

9. Jumlah salah. TPS 26, Argorejo, Sedayu, Bantul, DIY

 

 

 

10. Jumlah kosong. TPS 01, Rancaekek Wetan, Rancaekek, Bandung, Jabar.

 

11. Jumlah salah. TPS 4, Kasie Kasubun, Padang Ulak Tanding, Kasie Kasubun., Bengkulu.

 

 

 

 

 

 

Di Humbahas, Jokowi-JK Unggul 90,34 %

Starberita – Dolok Sanggul, Pasangan calon presiden-wakil presiden nomor urut 2 Jokowi-JK unggul dalam penghitungan suara di setiap TPS yang ada di Kabupaten Humbang Hasundutan (Humbahas). Informasi berhasil dihimpun andalas, dari 123.200 pemilih yang tersebar di 375 TPS, tingkat partisipasi pemilih sebanyak 86.445 (69,60%). Sementara perolehan suara pasangan Prabowo-Hatta sebanyak 8.333 (9,66%). Pasangan Jokowi-JK sebanyak 77.939 (90,34%). Continue reading

RENCANA PERAYAAN JUBILEUM 75 TAHUN GEREJA KATOLIK DI WILAYAH PAKKAT

I       LATAR BELAKANG

Tanpa terasa (atau kurang disadari), Gereja Katolik sudah hampir 75 tahun mewarta di wilayah Pakkat (- Parlilitan). Karya pewartaan Gereja Katolik di wilayah Pakkat diawali pada tahun 1938. Berawal dari kebulatan tekad beberapa orang – entah didorong oleh motivasi apapun – akhirnya 75 tahun yang lalu, Gereja Katolik mulai memperkenalkan diri di wilayah Pakkat.

Hampir pasti karya pewartaan itu dimulai dengan berbagai kesulitan (antara lain kesulitan transportasi dan komunikasi, dll.) untuk menjangkau kampung yang akan dikunjungi untuk dilayani. Di tengah berbagai kesulitan, rintangan dan tantangan, ternyata karya pewartaan Gereja berbuah manis. Gereja Katolik Pakkat boleh berbangga dengan torehan sejarahnya. Kebanggaan itu tampak dari buah-buah yang telah dinikmati oleh masyarakat dari berbagai lapisan. Banyak masyarakat mengakui bahwa perkembangan yang dialami oleh masyarakat Pakkat sekarang ini sangat banyak dipengaruhi oleh kehadiran Gereja Katolik dengan berbagai karya pelayanannya. Continue reading

Ribuan orang masyarakat Kec. Pollung desak DPRD Humbahas tuntut tanah adat dikembalikan

Siang tadi, selasa 19 Juni 2012, ribuan orang masyarakat  Kecamatan Pollung Kabupaten Humbang Hasundutan melakukan demonstrasi menuntut pengembalian hak atas tanah adat mereka yang dikuasai oleh PT TPL  di depan gedung DPRD II Kabupaten Humbahas.  Demo ini juga menentang UU 41 tahun 1999 menyangkut kehutanan dan Sk Menteri kehutanan no 41 tahun 2005 serta penuntutan segera mengeluarkan Perda perlindungan terhadap Masyarakat Adat oleh Pemda Humbahas. Masyarakat Kecamatan Pollung  Humbang Hasundutan ini mendesak DPRD II Kab. Humbang Hasundutan  untuk memberikan rekomendasi kepada Bupati Humbahas guna mengajukan usulan kepada Dinas Kehutanan Propinsi Sumatera maupun kepada Menteri Kehutanan RI tentang perubahan trayek tata batas hak konsesi PT TPL (Toba Pulb Lestari) dengan tanah adat masyarakat di 13 desa Kecamatan Pollung.

Demo ribuan warga masyarakat adat yang menuntut hak atas tanah adat ini mendapat pengawalan ketat dari pihak Kepolisian Resort (Polres) Humbahas dibantu dan Satpol PP.

Foto dan berita: Porman Lumban gaol dan Swandy Sihotang

This slideshow requires JavaScript.