Indahnya laut Bunaken Sulut

RENCANA PERAYAAN JUBILEUM 75 TAHUN GEREJA KATOLIK DI WILAYAH PAKKAT

I       LATAR BELAKANG

Tanpa terasa (atau kurang disadari), Gereja Katolik sudah hampir 75 tahun mewarta di wilayah Pakkat (- Parlilitan). Karya pewartaan Gereja Katolik di wilayah Pakkat diawali pada tahun 1938. Berawal dari kebulatan tekad beberapa orang – entah didorong oleh motivasi apapun – akhirnya 75 tahun yang lalu, Gereja Katolik mulai memperkenalkan diri di wilayah Pakkat.

Hampir pasti karya pewartaan itu dimulai dengan berbagai kesulitan (antara lain kesulitan transportasi dan komunikasi, dll.) untuk menjangkau kampung yang akan dikunjungi untuk dilayani. Di tengah berbagai kesulitan, rintangan dan tantangan, ternyata karya pewartaan Gereja berbuah manis. Gereja Katolik Pakkat boleh berbangga dengan torehan sejarahnya. Kebanggaan itu tampak dari buah-buah yang telah dinikmati oleh masyarakat dari berbagai lapisan. Banyak masyarakat mengakui bahwa perkembangan yang dialami oleh masyarakat Pakkat sekarang ini sangat banyak dipengaruhi oleh kehadiran Gereja Katolik dengan berbagai karya pelayanannya. Continue reading

By Swandy Sihotang Posted in Berita

Ribuan orang masyarakat Kec. Pollung desak DPRD Humbahas tuntut tanah adat dikembalikan

Siang tadi, selasa 19 Juni 2012, ribuan orang masyarakat  Kecamatan Pollung Kabupaten Humbang Hasundutan melakukan demonstrasi menuntut pengembalian hak atas tanah adat mereka yang dikuasai oleh PT TPL  di depan gedung DPRD II Kabupaten Humbahas.  Demo ini juga menentang UU 41 tahun 1999 menyangkut kehutanan dan Sk Menteri kehutanan no 41 tahun 2005 serta penuntutan segera mengeluarkan Perda perlindungan terhadap Masyarakat Adat oleh Pemda Humbahas. Masyarakat Kecamatan Pollung  Humbang Hasundutan ini mendesak DPRD II Kab. Humbang Hasundutan  untuk memberikan rekomendasi kepada Bupati Humbahas guna mengajukan usulan kepada Dinas Kehutanan Propinsi Sumatera maupun kepada Menteri Kehutanan RI tentang perubahan trayek tata batas hak konsesi PT TPL (Toba Pulb Lestari) dengan tanah adat masyarakat di 13 desa Kecamatan Pollung.

Demo ribuan warga masyarakat adat yang menuntut hak atas tanah adat ini mendapat pengawalan ketat dari pihak Kepolisian Resort (Polres) Humbahas dibantu dan Satpol PP.

Foto dan berita: Porman Lumban gaol dan Swandy Sihotang

This slideshow requires JavaScript.

Letjen TNI (Purn) Cornel Simbolon MSc Daftar ke Demokrat

http://www.analisadaily.com

Medan, (Analisa). Letjen TNI (Purn) Cornel Simbolon MSc mendaftar sebagai bakal calon Gubernur Sumut ke DPD Partai Demokrat Sumatera Utara, Jumat (1/5) sore. Saat menyerahkan berkas pendaftaran, mantan Wakasad itu didampingi istri, Elisabeth Ratnasari Br Sagala.

Pendaftaran Cornel Simbolon diterima anggota Tim 9 DPD Partai Demokrat, Meilizar Latif dan sejumlah pengurus lainnya Borkat Hasibuan, Robert Limbong dan Mindo Siagian.Cornel mengaku optimis bisa mendapatkan perahu Demokrat untuk maju sebagai Cagubsu periode 2013-2018. Soalnya, dia salah seorang kader Demokrat. Saat ini sebagai Ketua Departemen Politik dan Keamanan DPP Partai Demokrat. Continue reading
By Swandy Sihotang Posted in Berita

Akui Salah, Gatot Kecewakan Pemkab Humbahas

Sumutdaily.com|Medan. Permasalahan penetapan terbaik I penyelenggaraan pemerintah daerah (pemda) se-Sumut antara Kabupaten Humbang Hasundutan (Humbahas) dan Serdang Bedagai (Sergai) berakhir. Pada kesempatan yang ada, Plt Gubsu Gatot Pujo Nugroho menganulir sendiri keputusannya yang sebelumnya menetapkan Humbahas di peringkat I. Akhirnya, Gatot merevisi keputusannya dan menetapkan Sergai di peringkat I, sedangkan Humbahas harus rela menjadi terbaik II. “Peringkat pertama penyelenggaraan pemerintahan daerah terbaik di Sumut adalah Sergai,” ujar Gatot, di Kantor Gubsu, Jalan Diponegoro, Medan, Jumat (4/5). Continue reading

By Swandy Sihotang Posted in Berita

JENDERAL-JENDERAL BESAR TANAH BATAK

  1. Jenderal Besar TNI (Purn.) Abdul Harris Nasution *****

Jenderal Besar  TNI  Purn.  Abdul Harris Nasution (lahir diKotanopan , Sumatera Utara , 3 Desember  1918  – meninggal di Jakarta , 6 September  2000  pada umur 81 tahun) adalah seorang pahlawan nasional Indonesia  yang merupakan salah satu tokoh yang menjadi sasaran dalam peristiwa Gerakan 30 September , namun yang menjadi korban adalah putrinya Ade Irma Suryani Nasution .

Sebagai seorang tokoh militer, Nasution sangat dikenal sebagai ahli perang gerilya . Pak Nas demikian sebutannya dikenal juga sebagai penggagas dwifungsi  ABRI . Orde Baru  yang ikut didirikannya (walaupun ia hanya sesaat saja berperan di dalamnya) telah menafsirkan konsep dwifungsi itu ke dalam peran ganda militer yang sangat represif dan eksesif. Selain konsep dwifungsi ABRI, ia juga dikenal sebagai peletak dasar perang gerilya. Gagasan perang gerilya dituangkan dalam bukunya yang fenomenal, Strategy of Guerrilla Warfare. Selain diterjemahkan ke berbagai bahasa asing, karya itu menjadi buku wajib akademi militer di sejumlah negara, termasuk sekolah elite militer dunia, West Point, Amerika Serikat. Continue reading

By Swandy Sihotang Posted in Sejarah

Cornel Simbolon Siap Maju di Pilgubsu

Klaim Didukung Partai Demokrat

Medan-ORBIT: Mantan Wakil Kepala Staf Angkatan Darat (Wakasad) Letjend TNI  (Purn) Cornel Simbolon MSc yang dikenal sebagai Ketua Departemen Politik dan Keamanan DPP Partai Demokrat (PD) merasa terpanggil untuk ikut mencalonkan diri sebagai Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) pada Pemilihan Gubsu (Pilgubsu) periode 2013-2017 mendatang.

Kini Cornel Simbolon sedang melakukan sosialisasi ke berbagai daerah untuk menyampaikan program dan strategi  yang bakal dipersiapkannya membangun Sumut 5 tahun ke depan.

“Jika masyarakat Sumut memberi kesempatan bagi saya untuk memimpin Sumut 5 tahun ke depan, saya siap ikut maju berkompetisi pada pesta demokrasi Pilgubsu 2013,” ujar  Cornel Simbolon kepada wartawan, Jumat malam (27/4) di Hotel Tiara, Medan. Continue reading

By Swandy Sihotang Posted in Berita

PSMS Gagal Petik Poin Penuh di Balikpapan

BALIKPAPAN (EKSPOSNews): PSMS Medan gagal memetik poin penuh saat bertandang ke markas Persiba Balikpapan, Jumat (4/5) kemarin. Tim Ayam Kinantan keok dengan skor 1-3 dalam lanjutan kompetisi Liga Super Indonesia (ISL).

Kekalahan tidak mengubah posisi PSMS Medan di peringkat 13 klasemen dengan nilai 25 dari 23 laga yang telah dilalui. Sementara Persiba Balikpapan berhasil mengejar ketertinggalan untuk membalikkan keadaan menjadi kemenangan. Continue reading

By Swandy Sihotang Posted in Berita

PASKAH IKKSU SE-JABOTABEK MINGGU 29 APRIL 2012

Panitia Ikatan Keluarga Katolik Sumatera Utara mengundang Bapak/Ibu/Saudara-i sekalian pada:

Misa Inkulturasi Paskah IKKSU Sejabodetabek
Hari/Tgl        : Minggu, 29 April 2012
Waktu           : 9.30 – selesai
Tempat          : Balairung UI Depok
Acara           : Misa Inkulturasi Paskah + Ramah tamah
Konselebran     : – Mgr. Anicetus B. Sinaga, OFM Cap
                  – Mgr. Ludovikus Simanullang, OFM Cap
                  – Mgr. AGP Datubara, OFM Cap
                  ditambah dgn sekitar 10 orang imam dari SUMUT di Jabodetabek
dengan kehadiran Bapak/Ibu/Saudara/i sekalian, maka diperkirakan Misa Ilkurturasi ini akan dihadiri kira-kira 2500-3000 umat IKKSU
Ttd,
Panitia.

By Swandy Sihotang Posted in Berita

Hikayat Awal Mula,”MANIGE.”

Jeffar Lumban Gaol

Dahulu kala ada seorang gadis cantik jelita berambut panjang terurai, namun hidup miskin bersama orang tuanya di pinggiran hutan yang jauh dari onnan (pasar) . Pada mulanya hidup mereka tenang dan tentram, sampai suatu waktu datanglah seorang saudagar untuk menagih hutang pada keluarga petani miskin tersebut. Petani itu berjanji akan segera melunasi hutangnya pada hari onnan pekan depan. Saudagar itu pun tak bisa berbuat apa-apa, sebab tak ada harta yang bisa disita dari si petani. Dia marah dan mengancam akan menghabisi nyawanya jika tak segera lunasi hutangnya, barulah penagih hutang itu pergi. Mendengar ucapan dan amarah saudagar yang mengancam nyawa amongnya, gadis cantik belia putri pak tani sedih bukan kepalang. Tak tahu dia bagaimana cara menolong amongnya lunasi hutang tersebut.   Continue reading

Saksikan Pentas Drama Sisingamangaraja XII di Jakarta

This slideshow requires JavaScript.

OPERA BATAK PAHLAWAN RAJA SISINGAMANGARAJA XII Latar belakang menggambarkan perkampungan Bakkara, terlihat dinding tebing Bakkara dan Danau Toba. “Dung mulak ahu sian partontangan di Butar, sai jonok ma di simalolonghu mudar na mabaor songon batang aek disi” Demikianlah petikan kegelisahan Raja Sisingamangaraja XII kepada Parsonduk Bolon sambil menantikan berita-berita peperangan dari Patuan Nagari, Raja Sijorat, Patuan Anggi dan utusan-utusan lainnya. Pertempuran telah terjadi di Butar – Silangkitang, Bahal Batu, bahkan pasukan Belanda semakin bertambah jumlahnya mendesak hingga ke Huta Ginjang. Pasukan meriam Belanda di bawah Kapten Hans Christoffel, yang menggantikan Letnan Spandow berhasil menghancurkan Huta Gurgur dan kini telah menjejakkan kaki di wilayah Balige. Raja Sisingamangaraja XII memanggil Raja Bius dan Datu Salenggam Banua untuk mengadakan ritual, memanjatkan doa, memohon kekuatan dan petunjuk kepada Ompung Debata Mulajadi Na Bolon sebab Bakkara tidak lagi dapat dipertahankan. Raja Sisingamangaraja XII mengatur siasat, dengan memulai strategi perlawanan baru, perang gerilya. Satu kelompok pasukan dari Bakkara menuju Pangururan (marluga, membawa sampan), menuju Hariara Pintu, sebagian lagi mengambil langkah memasuki Sigaol, Pasir Babana, hingga Onan Balige, lalu pasukan berikutnya menyisir ke Tarabunga, Dolok Tolong hingga Aek Sihail hail, Aek Bolon (kelak terdesak hingga perjalanan ke Aek Sibulbulon, hutan Si Onom Hudon, Pak Pak) Opung So Mahap Doli dan Opung So Mahap Boru, dua pengkhianat yang sering memberikan informasi kepada Raja Pangalintas, yang bekerja sama dengan pasukan Belanda bersembunyi di Hutan. Perasaan mereka selalu ketakuan dan was-was sebab telah lama dicari-cari oleh pejuang setia Raja Sisingamangaraja XII, Opung Jumorlang dan Sarbut Mataniari. Namun, nasib tak dapat dihindari, mereka berhasil ditemukan. “Molo babi dieme, sitongka pasombuon. Molo jolma parjehe (pengkhianat), na ingkon do bunuon” tegas Sarbut mataniari. Opung So Mahap Doli meminta belas kasihan namun permohonan diabaikan, pengkhianat tetaplah pengkhianat. Pada saat yang lain, di Kantor Kompeni, Balige, Kapten Hans Christoper memerintahkan kepada Raja Pangalintas dan Angin (keduanya pengkhianat yang mendapat kekayaan berlimpah dari Belanda) untuk membujuk para tawanan agar memberitahukan keberadaan Raja Sisingamangaraja XII. Tawanan yang tak pernah berhasil dibujuk antara lain, Raja Sijorat, Opung Jumorlang, Sarbut Mataniari, Raja Bius. Sedangkan, Jehe takluk di atas todongan senapan. Sementara itu, pasukan Raja Sisingamaraja XII terus terdesak dalam gerilya dan pengungsian hingga ke Aek Sibulbulon, hutan Si Onom Hudon, Pak Pak. Serbuan Belanda terus-menerus menggempur kampung demi kampung. Kompeni Belanda menyisir hutan dengan mendatangkan Hamisi, seorang marsose asal Ambon yang memiliki keahlian khusus melacak jejak. Dalam rombongan pengungsian, tanpa sengaja Boru Lopian meninggalkan pakaian yang menjadi petunjuk awal keberadaan Raja Sisimangaraja XII. Kapten Hans Christoffel segera melakukan siasat pengepungan. Tragedi besar penangkapan Raja Batak selesai dengan pengepungan hutan dan menghujamnya peluru Hamisi ke tubuh Raja Sisimangaraja XII. Patuan Nagari dan Patuan Anggi ikut gugur dalam pertempuran tersebut. Setelah memeluk puteri kesayangannya, Si Boru Lopian. Perjuangan berakhir ditandai dengan satu ucapan lantang di tengah tengah pasukan Belanda , “Ahu Sisimangaraja”. Aku tak kan gentar atau lari dari jalan hidupku, membebaskan Tanah Batak dari cengkeraman kekuasaan dan perbudakan kompeni Belanda. By : Sultan Saragih (sutradara)

Pasukan Raja Sisingamaraja XII terus terdesak dalam gerilya dan pengungsian hingga ke Aek Sibulbulon, hutan Si Onom Hudon, Pak Pak. Serbuan Belanda terus-menerus menggempur kampung demi kampung. Kompeni Belanda menyisir hutan dengan mendatangkan Hamisi, seorang marsose asal Ambon yang memiliki keahlian khusus melacak jejak. Dukung terus Opera Batak Pahlawan Nasional Raja Sisingamangaraja XII di Gedung Teater Jakarta Taman Ismail Marzuki 6 & 7 Juli 2012.

Harga Tiket:
VVIP = Rp 1.200.000
VIP = Rp 900.000
Gold = Rp 500.000
Silver = Rp 200.000

Pemesanan dapat dilakukan kepada panitia:
Cornel Ginting : 081808582374
email/YM: cornelius_ginting@yahoo.co.id
gtalk: cornelginting@gmail.com
Alber Manurung : 081318219897
Frans Lakaseru : 0817897608

Pembayaran dapat dilakukan secara tunai maupun transfer.
Voucher akan diserahkan setelah dilakukan pembayaran.

Dinas Perindagkop Latih Pembuatan Keripik dan Dodol Dari Salak di Pakkat

DOLOKSANGGUL (EKSPOSnews): Sebelumnya, dinas perindustrian perdagangan dan koperasi (Perindakop) di workshop Jln Merdeka kota Dolok Sanggul sudah melakukan pelatihan terhadap masyarat yang memiliki kelompok dalam mengembankan usaha cara pembuatan makanan. Kali ini, selama dua hari mulai tanggal, 6 sampai 7 Desember 2011 dinas perindustrian perdagangan dan koperasi kembali buat pelatihan untuk pembuatan keripik dan dodol dari buah salak kepada masyarakat Desa Haoagung Kecamatan Pakkat. Continue reading

10 Rumah Warga di Sibolga Musnah Terbakar

SIBOLGA(EKSPOSnews): Sebanyak 10 unit rumah warga yang berada di Jalan R Suprapto atau tepatnya di depan Markas Komando Resort Militer (Makorem) 023/KS Kota Sibolga Minggu 4 September dini hari kemarin ludes terbakar.
Tidak ada korban jiwa dari peristiwa itu,namun kerugian diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah. Sebab selain bangunan rumah,banyak barang – barang usaha yang hangus terbakar seperti mesin foto kopi. Menurut informasi yang dihimpun dilokasi, peristiwa kebakaran itu berlangsung sangat cepat dan diperkirakan hanya dalam hitungan waktu satu jam, api telah membakar 10 unit bangunan rumah.  Continue reading
By Swandy Sihotang Posted in Berita

Kopi Luwak Doloksanggul Humbahas Dilirik Masyarakat Malaysia

Tanpa kita ketahui memang hasil sumber daya alam mulai dari pertanian maupun perkebunan ternyata bisa dilirik oleh masyarakat luar. Baru-baru ini, Negara Malaysia dalam pameran, The 12th Malaysia International food and Beverage Trade Fair (makanan dan minuman) selama tiga hari sejak tanggal, 13 sampai 15 Juli kemarin di, Putra World Trade Centre (PTWC) Kuala Lumpur Malaysia yang diikuti 25 negara salah satunya, negara Indonesia. Continue reading