Kopi Luwak Doloksanggul Humbahas Dilirik Masyarakat Malaysia
Tanpa kita ketahui memang hasil sumber daya alam mulai dari pertanian maupun perkebunan ternyata bisa dilirik oleh masyarakat luar. Baru-baru ini, Negara Malaysia dalam pameran, The 12th Malaysia International food and Beverage Trade Fair (makanan dan minuman) selama tiga hari sejak tanggal, 13 sampai 15 Juli kemarin di, Putra World Trade Centre (PTWC) Kuala Lumpur Malaysia yang diikuti 25 negara salah satunya, negara Indonesia.
Negara Malaysia, baik pemerintahnya dan pengusaha ternyata melirik hasil produk perkebunan, Kabupaten Humbang Hasundutan (Humbahas) Provinsi Sumatera Utara seperti kopi yang dibawa oleh, CV Kairos Bangun Humbang. Pemerintah Malaysia mengakui kopi luwak yang dibawa dari Indonesia, Provinsi Sumatera Utara Kabupaten Humbahas sangat bagus.
Malah, Pemerintah Malaysia dalam hal ini, Menteri Pertanian Said Datuk Dr Abdul Shukor Bin Abdul Rahman mengharapkan akan melakukan kerjasama dengan pemerintah, Indonesia kedepannya. Demikian hal itu dikatakan oleh, Direktur Kairos Bangun Humbang Kota Dolok Sanggul Kabupaten Humbahas kepada HarianSib, Senin (25/7) atas kepulangan dalam pameran tersebut dengan membawa hasil kegembiraan semua produk kopi luwak humbang mas yang cap namanya di buatnya dalam pameran tersebut terjual.
Sebelumnya, dikatakannya, ia merasa gugup atas pertunjukkan pameran di Negara Malaysia itu. Dengan rasa kegugupannya itu, apakah pemerintah yang membuat pameran itu yang diikuti 25 negara dengan dihadiri para pengusaha merasakan keenakkan kopi luwak yang dibawanya.
Namun, dengan rasa yakin kepercayaannya terhadap, Tuhan selaku umat kristiani, pemerintah Malaysia akhirnya benar-benar merasakan kenikmatann kopi luwak yang dibawanya.” bahkan prodak itu terjual habis dan pengusaha malah berpotensi mengambil prodaknya,”katannya.
Dikemukakannya, diikutkannya dalam pameran itu yang sebelumnya atas adanya surat Kementeri Pertanian kepada Provinsi Sumatera Utara bahwa agar di seleksi hasil sumber daya alam dilingkungannya untuk dibawa dalam pameran di Negara Malaysia. Tanpa rasa sungkan, iapun mengikuti seleksi yang dibuat oleh, pemerintah dengan membawa produksi perkebunan masyarakat berupa kopi.
Ternyata, Tuhan berkehendak dengan rasa gembiranya dari seluruh provinsi di Indonesia, kopi buatan hasil tanaman masyarakat, Humbang Hasundutan Provinsi Sumatera Utara terpilih.”itulah awal kenapa, Pemerintah Provinsi Sumatera Utara dalam hal ini Dinas Perkebunan memilih perusahaan kita untuk membawa produksi kopi ke pameran tersebut.
Ditanya kenapa bukan Pemkab Humbahas yang mewakili dari Provinsi dan kenapa harus pengusaha, ia mengatakan tidak tahu. Malahaan ia hanya ingat pesan orang tuanya dulu, siapa yang menuai maka akan diperoleh hasilnya. Disitulah, katanya, ada bakatnya untuk menjalankan maupun mengembangkan hasil produksi sumber daya alam berupa perkebunan kopi atas karya cocok tanam masyarakat yang bagus. Yang melihat potensi perkebunan berupa kopi sangat bagus untuk dikembangkan. Sebelumnya, lanjutnya, memang ia mengakui pernah melakukan hubungan terhadap pemerintah Humbahas ini, agar bagimana pengembangan kopi ini dapat disebar luaskan.
Dikatakannya, jawaban Pemkab ada, tetapi dalam jawaban itu dirasakannya hanya berupa wacana tanpa lebih luas mewujudkan potensi perkebunan tersebut. Menurutnya, ia merasa tidak putus asa mengembangkan ataupun menjual prodak perkebunan kopi di Humbang Hasundutan. Ternyata, Tuhan berkeinginan langkah demi langkah telah dijalaninnya, akhirnya cita-citanya tercapai menjual produksi kopi itu ke luar.
Anggota DPRD Humbahas Chandra Maulae dari, Partai Kasih Demokrasi Indonesia mengatakan banyak terima kasih kepada, Bangun Humbang yang membawa prodak perkebunan kopi yang mengatasnamakan masyarakat Humbahas ke pameran di Negara Malaysia.
Memang, diakuinya yang juga fraksi reformasi ini menambahkan, potensi sumber daya alam yang ada di Humbang Hasundutan ini banyak perlu dikembangkan lagi. Tetapi dengan ada awal pemikiran hal yang dibuat oleh, Bangun Humbang itulah yang akan dipikirkan lebih lanjutnya kepada, Pemerintah Kabupaten Humbahas.
Dalam hal ini, DPRD akan memanggil Kairos Bangun Humbang atas keberhasilannya menunjukkan prodak perkebunan kopi ke luar. Setinggi-tingginya kita mengapresiasikan atas kesiapannya perusahaan itu membawa ataupun mempromosikan prodak keunggulan daerah. Akan tetapi sehubungan Pemkab Humbahas bukan yang diikuti, memang sangat kita sesalkan. Harusnya, Pemkab siap ataupun tanggap atas adanya informasi-informasi dalam pengembangan prodak sumber daya alam baik itu dari perkebunan maupun pertanian.
Ke depannya, DPRD mengharapkan agar Pemkab siap dalam mendukung potensi sumber daya alam untuk dipromosikan. Dalam hal ini DPRD pun akan menyetujui apabila ada anggaran yang akan dituangkan dalam untuk mengembangkan potensi tersebut
Info Kopi Luwak Humbahas : 08116000511
No comments yet.

