Gubsu : Buat Proyek Masa Depan di Danau Toba, Jangan Seremonial


Posted in Marsipature Hutanabe by Redaksi on Februari 18th, 2009

Medan (SIB)
Kondisi ekosistem Danau Toba yang terus menurun hingga kini, dikhawatirkan akanmematikan objek wisata andalan Sumatera Utara tersebut di masa depan. Karenanya, berbagai proyek yang kini sedang dikerjakan di lokasi tersebut, diminta untuk mengorientasikannya kepada prospek kemajuan masa depan, sehingga proyek yang ada tidak hanya sekedar seremonial.https://humbahasnews.wordpress.com/wp-includes/js/tinymce/plugins/wordpress/img/trans.gif
Demikian penegasan Gubsu H Syamsul Arifin SE ketika membuka Rapat III Dewan Manajemen Badan Koordinasi Pengelolaan Ekosistem Danau Toba (BKPEDT) di Hotel Danau Toba Medan, Selasa (17/2) yang dikaitkan dengan pembangunan Lake Toba Ecosystem Research Center di Nainggolan, Pulau Samosir.
Diakui H Syamsul, kawasan Danau Toba saat ini mengalami berbagai tekanan oleh beragam aktivitas yang kurang mengindahkan prinsip kelestarian lingkungan, seperti pembakaran lahan dan semak belukar untuk mendapatkan rumput ternak, pembuangan limbah dan sampah.
Padahal, dalam UU No 26 tahun 2007 tentang penataan ruang dan PP No 26 tahun 2008 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah Nasional, dimana disebutkan, salah satu kawasan strategis nasional adalah Danau Toba.
“Karenanya, untuk mengelola ekosistem Danau Toba berwawasan lingkungan, saya minta proyek yang dilaksanakan berorientasi masa depan, tidak hanya seremonial. Sebab, bila tidak demikian, maka 10 tahun ke depan, Danau Toba bisa jadi hanya tinggal kenangan,” tegas Gubsu.
Rapat tersebut selain dihadiri Wagubsu Gatot Pujo Nugroho ST, Sekdaprovsu RE Nainggolan dan Ketua Otoritas Asahan selaku Wakil Ketua Dewan Manajemen BKPEDT, juga dihadiri Bupati Simalungun, Toba Samosir, Tapanuli Utara, Humbang Hasundutan, Dairi, Tanah Karo, Samosir, Asahan dan Wali Kota Tanjung Balai.
Di hadapan para pihak ini, H Syamsul meminta, pengelolaan Danau Toba pada akhirnya bisa memberi kesejahteraan secara ekonomi kepada seluruh masyarakat di kawasan Pantai Barat Sumut.
Justru karenanya, diminta kepada para pihak termasuk tokoh-tokoh Batak yang hidup di perantauan, untuk memberi masukan guna pembenahan ekosistem Danau Toba menjadi lebih baik.
Saat ini, lanjut H Syamsul, Danau Toba tidak hanya dihadapkan pada masalah kritisnya lahan penghijauan di kawasan Daerah Tangkapan Air (DTA)-nya, tetapi juga menyangkut limbah domestik, persoalan Keramba Jaring Apung (KJA), termasuk dampak dari operasional pabrik di sekitar ekosistem Danau Toba.
“Ini yang harus dicarikan solusinya. Sebab, bila ekosistem Danau Toba hancur, maka dampaknya akan mengurangi pasokan oksigen bagi wilayah hilirnya, termasuk kita yang hidup di Kota Medan. Dan bila ini terjadi, akan banyaklah di antara kita yang akan mengidap penyakit jantung koroner,” beber H Syamsul.
Pembangunan Research Center
Di kesempatan sama, Ketua Panitia Rapat Drs Edward Simanjuntak menjelaskan, guna menjaga kelestarian Danau Toba, maka perlu dipertegas sinergitas kerja sama berbagai pihak mulai provinsi, kabupaten dan kota, serta antara SKPD (Satuan Kerja Perangkat Daerah) di instansi terkait.
Hal ini dinilai akan memberi dukungan terhadap pembangunan Lake Toba Ecosystem Research Center di Nainggolan, Pulau Samosir. Pertapakan lokasi pembangunan laboratorium pengujian kelayakan air Danau Toba untuk minum, mandi, ekologis, ekonomis, dan sosial itu disediakan Pemkab Samosir seluas 25 hektare. Sedangkan dana pembangunan fisiknya akan didukung Otorita Asahan.
“Melalui berbagai upaya ini, paling tidak kita berharap kunjungan wisatawan ke Danau Toba bisa seperti tahun 1995 yang jumlah mencapai 301 ribu orang lebih, yang dibandingkan kondisi 2007 lalu sekitar 143 ribu wisatawan saja,” katanya. (M35/q)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s