Adessi dan Bocapulak Kandas


Liga Generasi Muda Kecamatan Pakkat

http://www.pakkatnews.com

Diposting February 25th, 2009 di kategori Berita Pakkat

Tangal 21 dan 22 Februari 2009, Sabtu dan Minggu lalu, stadion Pulobali, Pakkat, Humbanghas, Sumatera Utara, Indonesia menjadi saksi kegigihan tim-tim yang berlaga pada lanjutan kompetisi sepakbola Generasi Muda Pakkat. Perebutan tiket ke semifinal berlangsung kian sengit dan panas.

Demikian laporan konstributor PakkatNews, Ade Chandra Sihotang melalui sambungan telepon pada Senin lalu. Pada partai pertama hari Sabtu, Ampar Ambobi Paranginan, Tukka, akhirnya berhasil menyingkirkan Pulobali. Babak pertama Ampar tampil meyakinkan dengan membobol Pulobali 4 gol. Skor 4-0 bertahan sampai turun minum. Di babak kedua, ternyata Pulobali tidak mau menyerah begitu saja. Tertinggal cukup telak membuat Pulobali mencoba tampil atraktif. Dengan semangat berapi-api, Pulobali berhasil menyamakan kedudukan menjadi 4-4. Sungguh suatu mental perjuangan yang patut ditiru. Skor ini bertahan sampai peluit panjang berbunyi. Pertambahan waktu wajib dilakukan karena salah satu tim harus tersingkir pada laga perebutan tiket ke semifinal ini.

Semangat Pulobali akhirnya pupus ketika pemain Ampar berhasil mencetak gol lewat pemain bayaran dari Meksiko. Unggul 5-4 membuat Ampar naik daun, Santo Munthe kembali mencetak gol untuk menambah keunggulan Ampar. Ambisi Pulobali ke semifinal akhirnya kandas. Sosorgadong Vs SMAN 1 Pada partai kedua, kesebelasan Sosorgadong dan SMAN 1 berlangsung sangat seru. Kedua tim menampilkan peningkatan pola permainan, terbukti pada pertandingan sore itu, kedua kesebelasan tampil cukup memukau. Pada menit ke 10, penyerang SMAN 1 terpaksa harus duduk di bangku penonton, karena mendapat kartu merah dari sang wasit. Keinginan untuk menang sore itu harus dibayar mahal oleh SMAN 1 karena tindakan sang pemain yang menjebol gawang dengan menggunakan tangan. Sang wasit cukup jeli melihat hal itu, dan sang pemain diganjar kartu merah karena tindakan itu dilakukan dengan sengaja. Bermain dengan 10 pemain, tim SMAN 1 berhasil menahan serangan-serangan Sosorgadong.

Skor yang tercipta dari permainan seru ini adalah 2-2 sampai akhirnya terjadi perpajangan waktu. Pada pertambahan waktu, kedua tim belum mampu mencetak gol. Sampai akhirnya SMAN 1 menyerah pada drama adu pinalti dengan skor 3-0. Minggu 22 Februari, Parluasan FC Vs Bocapulak. Pada lanjutan kompetisi sepakbola Generasi Muda Pakkat, Parluasan FC berhadapan dengan Bocapulak SMA RK. Persaingan ketat mewarnai pertandingan ini, sebab yang kalah akan gugur. Dua tiket ke semifinal sebelumnya telah dikantongi oleh Ampar dan Sosorgadong sehingga pada pertandingan Minggu itu, 2 tiket semifinal lainnya sedang diperebutkan. Kedua tim berusaha tampil dengan permainan terbaik mereka. Peluang dan serangan hampir sama rata. Kedua tim hanya mampu bermain imbang 1-1 sampai dengan perpanjangan waktu. Kedua tim akhirnya bentrok pada drama adu pinalti dan dimenangkan oleh Parluasan dengan skor tipis 5-4. Parluasan FC melenggang ke semifinal. Sekutu SMK 1 Vs Adessi. Pada partai kedua ini, sejak sebelum bertanding, sudah terlihat pertandingan bakal sengit. Seperti biasa, pendukung fanatik Adessi telah membanjiri lapangan Pulobali. Supporter Adessi berbondong-bondong datang untuk menyaksikan tim kesayangan mereka bertanding. Permainan yang disuguhkan pun sangat ketat. Kedua tim berusaha saling menekan. Skor 3-2 untuk kemenangan Sekutu SMK 1 membuat supporter Adessi naik pitam. Pertandingan hampir rusuh, dimana keunggulan Sekutu direspon negatif oleh pendukung Adessi. Para supporter Adessi tidak dapat menerima kekalahan timnya dan menyalahkan wasit yang dirasa kurang koordinasi dengan penjaga garis. Adessi merasa dirugikan dengan situasi ini membuat pemain-pemain dilanda emosi. Emosi para pemain di lapangan membuat supporter tersulut. Untung saja keadaan dapat segera teratasi. Sikap sportif memang harus ditunjukkan dalam kompetisi ini. Menerima kekalahan adalah tindakan yang sangat terpuji, bukan hanya dalam permainan sepakbola, akan tetapi juga dalam kehidupan sehari-hari. Akhirnya, tiket semifinal dipastikan diraih oleh Sekutu SMK 1 setelah berhasil menekuk Adessi.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s