Sekutu juara, Parluasan merebut tempat ketiga


http://www.pakkatnews.com

Lanjutan Liga Generasi Muda Pakkat

Setelah berlangsung sekitar 1 bulan, kompetisi sepakbola Generasi Muda Pakkat akhirnya menampilkan tim-tim terbaik yang tampil pada laga final pada Sabtu kemarin. Laga final yang berlangsung di lapangan Pulobali, Pakkat, Humbanghas, dipadati oleh sekitar 1500 penonton. Tampak dalam deretan penonton Ketua Generasi Muda Pakkat Ade C. Sihotang, Sekcam A. Barutu, Kapolsek Pakkat, Pembina Generasi Muda, Sahat Pane serta tokoh-tokoh masyarakat lainnya. Kegiatan ini tampaknya telah mampu menyedot perhatian publik Pakkat.

 

Pada laga pembuka, tim Parluasan berhadapan dengan Sosorgadong dalam perebutan tempat ketiga. Kedua tim menyuguhkan permainan habis-habisan pada pertandingan terakhir ini. Bagi kedua tim, laga pamungkas ini adalah laga pembuktian dalam perebutan tempat ketiga. Tempat ini masih layak diperebutkan dimana gengsi dan harga diri tim masih kental apalagi dihadapan publik Pakkat yang saat itu begitu membludak. Parluasan akhirnya keluar sebagai pemenang yang tampil perkasa dengan skor akhir 5-1. Perjuangan Sosorgadong akhirnya terhenti sampai disini, setelah pada babak sebelumnya tampil cukup bagus.

Laga Final Sekutu SMK 1 Vs Ampar Ambobi Paranginan, Tukka

Laga yang paling dinantikan adalah jagoan yang dari awal kompetisi menunjukkan performa stabil dan permainan tim yang kompak. Dalam partai final ini, dua tim terbaik pada kompetisi sepakbola Generasi Muda Pakkat 2009 unjuk kebolehannya sebagai yang terbaik dalam turnamen ini.

Dalam babak pertama, kedua tim bermain cukup berimbang. Beberapa kali saling membahayakan gawang lawan. Frekuensi serangan cukup merata bagi kedua tim. Persentase penguasaan bola pun hampir sama, yaitu 50-50. Sampai akhir babak pertama, kedudukan masih imbang tanpa gol.

Pada babak kedua, Ampar FC, anak asuhan Munthe tetap tampil displin. Proporsi serangan tetap gencar dengan tempo tinggi. Bagitu juga Sekutu, berusaha menekan dalam setiap kesempatan yang ada. Penonton cukup puas dalam penampilan kedua finalis ini, sepertinya memang menurunkan dua tim terbaik. Sampai akhir babak kedua, kedudukan imbang masih bertahan tanpa gol.

Pertandingan yang ketat dan tegang harus dilanjutkan. Karena hanya ada satu jawara dan yang terbaik pada hari ini. Perpanjangan 10 menit pertama, masih harus dilalui tanpa gol. Walau semangat kedua tim sungguh-sungguh terasa karena ingin tampil menjadi kampiun pada turnamen Generasi Muda Pakkat perdana ini. Tentu kedua tim sangat ingin masuk dalam torehan dalam salah satu sejarah persepakbolaan Pakkat.

Pada 10 menit kedua, Jawandi, penyerang Ampar berhasil memecahkan kebuntuan di lapangan. Di saat-saat akhir ini, dan dalam suasana pertandingan yang begitu menegangkan, Ampar berhasil mencuri gol lewat seorang Jawandi. Lapangan Pulobali yang dipadati sekitar 1500 orang bergemuruh menyambut gol itu. Emosi penonton begitu menyatu, menyaksikan laga final dari tim terbaik sore itu. Terlihat sang manager, Munthe berjingkrak merayakan gol anak asuhnya.

Satu menit menjelang, kembali lapangan Pulobali, Pakkat, Humbanghas ‘hampir runtuh’ oleh gemuruh penonton. Robin, berhasil membalas ketertinggalan timnya dengan menjebol gawang Ampar melalui tendangan salto dari luar kotak pinalti. Gerakan atraktif ini sungguh memukau membuat penonton meledak. Akhirnya, wasit meniup peluit panjang untuk mengakhiri perpanjangan waktu, dengan kedudukan 1-1. Kedua tim yang bermain habis-habisan akhirnya harus berhadapan pada adu penalti. Salah satu tim harus tampil sebagai juara, dan Sekutu FC SMK 1 akhirnya membuktikan ke publik Pakkat, bahwa merekalah yang layak menjadi jagoan dalam kompetisi sepakbola Generasi Muda Pakkat perdana ini.

Kemenangan Sekutu SMK 1 Pakkat ini sekaligus menjadi penutup turnamen yang dimulai pada awal Februari lalu. Ade Chandra Sihotang, sebagai ketua Generasi Muda Pakkat memberikan sambutannya sehubungan dengan berakhirnya kegiatan ini. Dalam sambutannya, Ade secara singkat memaparkan sejarah berdirinya Generasi Muda Pakkat pada tanggal 16 Oktober 2007 lalu, yang bertujuan membuat sekolah sepakbola di Pakkat. Dengan turnamen semacam ini, diharapkan Pakkat yang dahulu identik dengan sepakbola, berhasil membina bibit-bibit muda berbakat dan berkelanjutan. Diharapkan, Perkumpulan Generasi Muda Pakkat mampu menjawab tantangan ini. Tidak lupa ia mengucapkan terimakasih kepada seluruh donatur, para wasit, dan seluruh masyarakat Pakkat sehingga kegiatan ini dapat terlaksana dengan baik.

Sekcam A. Barutu, wakil dari pemerintahan kecamatan Pakkat, Kepala Polisi Sektor Pakkat dan Pembina Generasi Muda Pakkat, Sahat Pane berturut-turut memberikan sambutannya. Akhirnya sebagai acara pamungkas, penyerahan piala kepada tim yang menjuarai turnamen ini, yaitu Sekutu SMK 1 Pakkat. Runner up diraih Ampar, Ambobi Paranginan Tukka, dan tempat ketiga pada tim Parluasan FC setelah berhasil mengalahkan Sosorgadong. (Tom/K0203)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s