Tim Evaluasi Nasional Depdagri Laksanakan Evaluasi di Humbahas


Posted in Marsipature Hutanabe by Redaksi on Mei 9th, 2009

Doloksanggul (SIB)
Kabupaten Humbang Hasundutan (Humbahas) sebagai salah satu daerah otonom dan merupakan hasil pemekaran dari Kabupaten Tapanuli Utara dan masih berusia muda,ternyata pelaksanaan pembangunan di berbagai sektor semakin meningkat secara signifikan dan menjadi salah satu kabupaten yang dievaluasi oleh tim verifikasi data lapangan dari Depdagri. Tim nasional verifikasi dari Depdagri melaksanakan Evaluasi Kinerja Penyelenggaraan Pemerintah Daerah (EKPPD), sejak tanggal 16 s/d 7 Mei 2009 di Kecamatan Doloksanggul, Baktiraja, dan Lintongnihuta.
Ketua tim EKPPD dari Depdagri Kartiko Purnomo didampingi anggota timnya yaitu Haryanto, Wendeilyna Simarmata, Gensly dan Agus Saragih, Rabu (6/5) di Balai Pertemuan Pemkab Humbahas di Doloksanggul mengatakan, tim verifikasi akan melaksanakan evaluasi terhadap kinerja penyelenggaraan pemerintahan daerah terutama untuk tahun 2007sejak Humbahas dimekarkan menjadi daerah otonom. Selain itu, tim akan mengetahui sejauhmana Pemkab Humbahas berperan dalam peningkatan kesejahteraan masyarakat sesuai potensi yang ada, kemudian pelaksanaan pelayanan publik serta apakah daerah mampu meningkatkan daya saing dengan daerah lainnya.
“Saya terkesan dengan apa yang telah diutarakan tokoh masyarakat. Humbahas untuk melihat secara dekat pelaksanaan pembangunan dan penyelenggaraan pemerintahan di daerah ini. Saya menilai ada komunikasi yang baik antara pemerintah dengan tokoh masyarakat maupun masyarakatnya dan mudah-mudahan komunikasi ini akan terus dipelihara dengan baik demi kemajuan Humbahas,” ujar Kartiko Purnomo.
Bupati Humbahas Drs Maddin Sihombing MSi dalam paparannya mengatakan, semenjak Humbahas dimekarkan tanggal 28 Juli 2003 maka berbagai program pembangunan pun dilaksanakan dan semenjak menjadi Bupati Defenitif maka pembangunan Humbahas diarahkan dengan menetapkan Visi yaitu menjadi daerah yang mandiri dan sejahtera, dan ditopang dengan adanya Misi, salah satunya meningkatkan profesionalisme dan produktivitas kerja SDM dan lainnya.
Bupati juga memaparkan berbagai pelaksanaan pembangunan diberbagai sektor yang diutamakan demi kesejahteraan masyarakat terutama pembangunan sarana jalan ke kantong-kantong produksi yang selam aini terisolir. Berkat keseriusan membangun Humbahas maka berbagai prestasi pun sudah mulai diraih seperti peringkat dua dalam ketepatan pencapaian laporan keuangan di tingkat provinsi, juara I tata kelola ekonomi di Sumut, juara I PTP2WKSS yang menghantarkan Kades Sihastoruan bertemu dengan Presiden RI, serta berbagai kejuaraan yang diraih dalam berbagai lomba di tingkat Provsu.
Sebelumnya tokoh masyarakat Humbahas TN Nainggolan didampingi H AN Sihite, M Rindang Simamora dan anggota DPRD Humbang Hasundutan mengatakan pembangunan di Humbang Hasundutan yang dilaksanakan pemerintah telah berjalan sesuai yang diharapkan masyarakat seperti pembangunan jalan di berbagai kecamatan dan sarana pendidikan maupun sarana dan prasarana lainnya. Pembangunan yang dilaksanakan pemerintah memang masih banyak dan perlu dibangun, dan tahap demi tahap pemerintah terus melaksanakan pembangunan di berbagai sektor demi kesejahteraan masyarakat. “Melihat seriusnya Pemkab membangun Humbang Hasundutan ini maka kami dari masyarakat sangat berharap agar pemerintah agar menambah dana pembangunan di daerah kami ini sehingga semakin maju dan sejahtera, ujar Nainggolan.
Atas kedatangan tamu dari Depdagri tersebut dan sebagai bentuk terimakasih maka tokoh masyarakat didampingi Bupati/Wakil Bupati, Sekda dan DPRD serta TP PKK Humbang Hasundutan berkenan memberikan cenderamata dengan “mengulosi” tim dari Depdagri tersebut. Selanjutnya, Kamis (7/5) dilanjutkan dengan evaluasi ke lapangan seperti ke Kecamatan Baktiraja untuk melihat keadaan Puskesmas dan sekolah serta kemudian ke perbatasan dengan kabupaten lainnya di Lintongnihuta. (T10/y)

5 thoughts on “Tim Evaluasi Nasional Depdagri Laksanakan Evaluasi di Humbahas

  1. Pak Makdin Sihombing, Jangan bohong terus Pembangunan jalan mana yang telah sesuai harapan masyarakat, mungkin di Kec. Lintongnihuta oke, tapi di 9 kecamatan lain bagaimana ? jangan karena mau dekat pilkada bapak bohong terus, Uang sih kamu bagi-bagi terus demi kemenanganmu, tapi uangnya dari mana ? kan uang negara, uang rakyat juga kan ? jadi jangan uang rakyat kau habiskan hanya demi kemenangan Pilkada 2010

  2. A YEAR WITH FINE verdict of 50 million Rupiah, PROSECUTION APPEAL, YA okay CORRUPTION HAS BECOME A convict (corrupt). Comrades AYOOO my footsteps FOLLOW THIS BECAUSE ONLY CAN ENSURE AND IS STILL MUCH TO BE ABLE TO BECOME RICH difference is RAYA.
    The prosecutor also appealed the appeal if convicted? “The important thing is they really proved to be convicted of corruption.” The rest of the inmates are still protected by his superiors and to work as usual.
    For:
    ● Person affected civil servants on the grounds of criminal corruption cases there is no rule to say to get fired. The reason, the only person sentenced to a fine of just 1 year 50 million jail is not up to 5 years and over. These elements can be given acts witnesses not only promoted to the rank and salary of the road and hold appropriate faction level.
    ● Although not present for months, even years, unscrupulous civil servants will not be fired. The dismissal will wait for the legal decision-powered equipment (inkracht). Unscrupulous officers / officials can not be disanksi based on PP 53/2010 on Employee Discipline Regulations. In regulation, the official / employee in a year was not present for forty-five days cumulatively can be fired.
    This provision is not applicable to civil servants who do not attend work because of legal problems or been arrested. Because the law adheres to the presumption of innocence. Exception was found guilty and have permanent legal force, then they can be fired. The definition of absenteeism in the absence of PP 53/2010 is no statement or notice as a letter sick, permission or notification statement others.

  3. sidang vonis rabu 16 maret 2011 di pengadilan negeri jakarta pusat, terpidana korupsi kartiko purnomo direktur di ditjen otda kementerian dalam negeri & herie sakno di vonis satu tahun denda 50 juta. jaksa banding. terbukti bersalah merugikan negara korupsi surat perintah perjalanan dinas fiktif.

  4. Promosi untuk kedua penjabat di bawah ini dengan kenaikan pangkat setingkat lebih tinggi atas nama: Dr. HERIE SAKSONO Tempat Lahir : Cirebon Umur/Tgl.Lahir : 44 tahun / 27 Mei 1966 Jenis Kelamin : Laki-laki Kebangsaan : Indonesia Tempat tinggal : Kampus IIP RT.03/06 Kelurahan Cilandak Timur Kecamatan Pasar Minggu Jakarta Selatan. Agama : Kristen Pekerjaan : PNS pada Departemen Dalam Negeri Pendidikan : S3. Nama Lengkap : KARTIKO PURNOMO, SH, MPA Tempat Lahir : Pati Umur/Tgl.Lahir : 55 tahun / 28 Juli 1955 Jenis Kelamin : Laki-laki Kebangsaan : Indonesia Tempat tinggal : Jl. Setneg RI C.I/38 RT.06/03 Kelurahan Penunggangan Utara Kecamatan Pinang Kota Tengerang. Agama : Islam Pekerjaan : PNS pada Departemen Dalam Negeri Pendidikan : S-2.

  5. Workshop Paket C2 Harus Membuat Produk Siap Pakai
    Share

    Sekretaris Daerah kabupaten Garut H. Iman Alirahman SH,M.Si mengatakan SCB-DP (Sustainable Capacity Building for Decentralization Project) alias Proyek Peningkatan Kapasitas Berkelanjutan Untuk Desentralisasi, bertujuan untuk mendukung pemerintah daerah dalam meningkatkan kapasitasnya dengan membantu mengembangkan strategi untuk peningkatan kapasitas tersebut melalui Capacity Building Action Plan/CB-AP (rencana tindak peningkatan kapasitas), serta menyediakan sumber daya yang memadai untuk implementasi rencana tersebut.

    Pernyataan tersebut disampaikannya saat memberikan sambutan pada Workshop Pembahasan Pendahuluan “Implementasi Rencana Tindak Peningkatan Kapasitas” (paket C2) SCB-DP lanjutan Tahun 2011,Rabu (27/7) di Aula Universitas Garut (UNIGA). Hadir Direktur Central Project Management Office (CPMO) Ditjen Otonomi Daerah Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia Kartiko Purnomo, Kepala Bappeda Garut sekaligus Ketua Project Implementation Unit (PIU),Para Kepala SKPD dan para Kepala Bagian di lingkungan Pemerintah Daerah Kabupaten Garut,serta pimpinan Civitas Akademika Uniga.

    Pelaksanaan Workshop seperti ini, tidak boleh hanya sebatas study dan sheering imformasi saja, tetapi harus membuat dan mengeluarkan produk yang siap pakai guna menupayakan peningkatkan berbagai kapasitas yang diharapkan oleh semua, apakah itu berupa kebijakan, sebuah sistem, ataupun produk panduan. Diharapkan para peserta yang terdiri dari para kepala SKPD mampu berbagi dan menyerap ilmu dari kegiatan ini, Tegas Sekda.

    Hasil dari pembahasan laporan pendahuluan ini diharapkan menjadi bahan masukan untuk langkah tindak lanjut berikutnya dalam penyusunan pedoman-pedoman sesuai dengan kerangka acuan kerja, sehingga apa yang telah di susun oleh pihak konsultan serta hasil dari kegiatan ini mampu diimplementasikan ditingkat teknis dinas.

    Menurut direktur CPMO Kartiko Purnomo, sebagimana kegiatan proyek SCB-DP di Kabupaten Garut pada tahun yang lalu, program CB-AP memiliki tujuan yang sama yaitu meningkatkan kapasitas pemerintah daerah dalam aspek sistem, kelembagaan, dan indipidu SDM aparatur pemerintah daerah. Kabupaten Garut merupakan salah satu dari 8 daerah yang memperoleh program reward pelaksanaan kegiatan proyek SCBD yang saat ini telah memasuki tahap implementasi rencana tindak peningkatan kapasitas-nya.

    Lanjut Kartiko, sebagai tugas pembantuan pemerintah pusat, CPMO memiliki tanggung jawab, kewajiban dan kewenangan untuk memfasilitasi dan mengendalikan pelaksanaan proyek SCB-DP ini agar sesuai dengan rencana dan dalam koridor yang telah ditentukan. Sementara pemerintah daerah selaku penerima tugas pembantuan wajib memberikan laporan tentang pelaksanaan kegiatan yang diterimanya sesuai dengan standar akuntansi institusi (SAI).

    Lokakarya ini merupakan kesempatan tahap awal interaksi antara CPMO, penyedia Jasa, dan PIU serta SKPD di lingkungan pemda Garut. Oleh karena itu, momentum ini perlu dimanfaatkan secara optimum agar implementasi CBAP di Kabupaten Garut dapat diselesaikan tepat waktu dengan kualitas sesuai yang direncanakan.

    Yang perlu dicermati pada pembahasan laporan pendahuluan ini, ungkap Kartiko, Karena proyek SCBD termasuk proyek yang khusus di desain dalam mendukung desentralisasi, dimana implementasinya harus berorientasi pada kebutuhan daerah dan partisipasif (melibatkan semua stakeholders); maka dalam rangka pengendalian, kementerian dalam negeri sebagai executing agency, melalui CPMO, mewajibkan daerah penerima tugas pembantuan untuk membahas laporan, selain bersama dengan stakeholders pemda, juga harus dihadiri oleh CPMO konsultan core team, dan field team.

    Produk hasil kegiatan harus dapat diimplementasikan dengan payung hukum seperti perda, perbup dan atau mekanisme legal lainnya dalam rangka memenuhi program yang berkelanjutan.Pungkas kartiko.

    Sementara dalam laporannya, Kepala Bappeda Kabupaten Garut sebagai Ketua PIU Drs. H. Dendi Hidayat mengatakan, pembahasan laporan pendahuluan implementasi rencana tindak peningkatan kapasitas (Paket C.2) SCB-DP lanjutan tahun 2011 ini mencakup 6 kegiatan, yang terdiri dari: kegiatan pengembangan sistem imformasi perencanaan pembangunan daerah; kegiatan penyusunan pedoman sistem pengawasan internal pemerintah daerah (internal dan eksternal SKPD); kegiatan penyusunan pedoman pengendalian dan evaluasi perencanaan pembangunan; kegiatan penyusunan sistem penanggulangan kemiskinan; kegiatan penyusunan pedoman laporan penyelenggaraan pemerintah desa; serta kegiatan penyusunan pedoman teknis pengawasan pendapatan yang bersumber dari pajak daerah.

    27/07/2011, Cetak, Farhan/Admin,garutkab.go.id

    telah dibaca: 262 kali

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s