Aliansi Pemuda dan Masyarakat Humbahas Sampaikan Pernyataan Sikap Perjuangan Protap ke DPRD Humbahas * Masyarakat Humbahas akan Temui Kapoldasu dan Penegak Hukum * Pernyataan Sikap Bersama Itu Ditembuskan Kepada Presiden


Posted in Berita Utama by Redaksi on Mei 30th, 2009
PERNYATAAN SIKAP: Ketua DPC GAMKI Humbahas Posma Simanullang,SH mewakili Aliansi Pemuda dan Masyarakat Humbahas saat menyerahkan Surat pernyataan sikap bersama mengenai dukungan terhadap Protap dan dukungan Doa bagi para pejuang Protap kepada ketua DPRD Bangun Silaban,SE (Foto/SIB: Rumunal Siregar)

Doloksanggul (SIB)
Aliansi pemuda dan masyarakat Humbahas (Humbang Hasundutan) yaitu GAMKI, Pemuda Pancasila, BPP Himpunan Mahasiswa dan Pemuda Humbahas, BPP LSM PUSPAB (Pusat Partisipasi Anak Bangsa) Humbahas dan tokoh-tokoh masyarakat menyampaikan pernyataan sikap bersama tentang perjuangan pembentukan Protap (Propinsi Tapanuli) ke DPRD Humbahas, Jumat (29/5).
Kedatangan aliansi itu diterima Ketua DPRD Humbahas Bangun Silaban SE didampingi anggota dewan Ir Laberto Manullang (PDK), Orden Hutabarat (PKB), Esra Sinaga SE (Partai Golkar), James Marbun (PDI Perjuangan), Pantas Purba (Golkar) dan Sekwan Drs Warlui Simamora. Sedangkan rombongan aliansi yang hadir di antaranya Ketua GAMKI Humbahas Posma Simanullang SH, Sekretaris Pemuda Pancasila Lambok Situmeang, Ketua Umum BPP Himpunan Mahasiswa dan Pemuda Humbahas Marusaha Lumbantoruan ST, Ketua LSM PUSPAB H Tabet Gultom SH, tokoh masyarakat yang juga Caleg DPRD Humbahas terpilih periode 2009-2014 Pantas Simanullang (PPPI), panitia Protap Humbahas Juanda S Nababan dan lainnya.
Sebelum pernyataan sikap itu dibacakan, rombongan aliansi menerikkan yel-yel “Hidup Protap” sambil mengepalkan tangan. Yel-yel itupun disambut para wakil rakyat di DPRD Humbahas. Pernyataan sikap bersama itu dibacakan Posma Simanullang SH dengan isinya sebagai berikut. Pembentukan Protap yang diperjuangkan masyarakat Tapanuli sejak dahulu sudah seharusnya diwujudkan. Pembentukan Protap sangatlah penting direalisasikan karena usul pembentukan merupakan aspirasi murni masyarakat Tapanuli. Pembentukan Protap akan dapat mengoptimalkan sumber daya lokal dalam rangka mendukung konsep dan pola pembangunan yang sesuai dengan kondisi dan karakteristik Tapanuli menuju suatu pembangunan yang berkelanjutan dalam rangka peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Tragedi yang menimpa saudara-saudara kita yang memperjuangkan pembentukan Protap hingga harus berurusan dengan hukum, seharusnya tidak perlu terjadi, ketika pengambil kebijakan di negara ini tanggap akan aspirasi masyarakat. Sangat disayangkan dalam kejadian tersebut banyak pihak yang tidak mengerti dan memahami Tapanuli mempolitisir pembentukan Protap dan membenturkannya dengan masalah SARA. Perlu kami luruskan bahwa hal tersebut, konflik SARA tidak pernah ada dan terjadi di Tapanuli, kerukunan antar umat beragama di wilayah Tapanuli sangat rukun dan harmonis. Pada satu sisi masyarakat Tapanuli juga perlu memahami bahwa fenomena faktual yang mempolitisir pembentukan Protap telah meremehkan dan menginjak-injak harkat dan martabat masyarakat Tapanuli yang semata-mata memperlambat dan menjadi pengganjal terbentuknya Protap.
Maka bercermin dengan kasus yang terjadi, dan lambatnya pihak berwewenang menanggapi aspirasi murni masyarakat yang menginginkan terbentuknya Protap dengan diturunkannya Komisi II DPR RI di Tarutung Taput menerima aspirasi masyarakat yang tergabung dalam Protap, maka kami mengajak seluruh masyarakat Tapanuli untuk bersatu padu dan berjuang keras dalam mewujudkan terbentuknya Protap untuk pembangunan yang seutuhnya demi kesejahteraan masyarakat. Tapanuli merupakan bagian dari NKRI seharusnya juga diperlakukan sama dengan wilayah lainnya, ketika pemekaran wilayah lainnya berjalan mulus seharusnya hal yang sama harus juga berlaku bagi pembentukan Protap.
Berkenan dengan kondisi dan situasi pembentukan Protap yang tidak jelas realisasinya sampai saat ini, keluarga besar pemuda dan masyarakat Humbahas menyatakan sikap sebegai berikut. 1. Pemuda dan masyarakat Humbahas tetap komit dan konsinten mendukung terbentuknya Protap untuk kemajuan pembangunan dan kesejahteraan rakyat Tapanuli. 2. Mendukung sepenuhnya perjuangan saudara-saudara kami yang menjalani proses hukum terkait pembentukan Protap yang terjadi 3 Pebruari 2009 dan meminta penegak hukum agar objektif dalam menangani kasus tersebut. 3. Mengajak warga Tapanuli khususnya Humbang Hasundutan untuk mendoakan terbentuknya Protap dan juga mendoakan saudara-saudara kita yang sedang menjalani proses hukum, agar diberikan kekuatan dan ketabahan serta kesabaran dalam menjalani proses hukum yang sedang berlangsung.
Sikap penyataan bersama itu ditandatangani DPC GAMKI Humbahas Posma Simanullang SH selaku ketua dan Benjamin Nababan SPd selaku wakil sekretaris. Pemuda Pancasila Humbahas ketua Jonny Purba dan sekretaris Lambok Situmeang. BPP Himpunan Mahasiswa dan Pemuda Humbahas (Himpehas) ketua umum Marusaha Lumbantoruan ST dan Belta Sihite ST sebagai wakil seketaris. BPP LSM PUSPAB ketua umum H Tabet Gultom SH dan sekretaris umum Yusup Marbun. Tokoh-tokoh masyarakat di antaranya Pantas Manullang.
Surat pernyataan sikap bersama itu ditembuskan kepada Ketua DPRD Humbahas, Bupati Humbahas, Gubsu di Medan, Ketua DPRD Sumut, Menteri Dalam Negeri RI, Ketua DPR RI dan Presiden RI. Usai dibacakan, Posma Simanullang menyerahkan surat pernyataan sikap bersama itu kepada Ketua DPRD Humbahas Bangun Silaban SE.
Bangun Silaban SE yang juga Ketua Partai Demokrat Humbahas mengatakan bahwa dukungan mengenai pembentukan Propinsi Tapanuli secara kelembagaan DPRD Humbahas sudah dibuat jauh sebelumnya. Sehingga dengan datangnya aliansi pemuda dan masyarakat Humbahas menyampaikan pernyataan sikap bersama ke DPRD Humbahas berarti menandakan adanya kerinduan masyarakat Humbahas. Bangun Silaban menegaskan kembali bahwa 100 persen masyarakat Humbahas mendukung pembentukan Propinsi Tapanuli dan ini sudah lama diidam-idamkan masyarakat. Insiden 3 Pebruari 2009 lalu sangat disayangkan atas meninggalnya Ketua DPRD Sumut. Namun tidak satu orangpun menginginkan insiden itu. Sehingga diminta kepada penegak hukum supaya seadil-adilnya proses hukum kepada pejuang Protap. Jangan gara-gara tragedi itu Protap tersendat namun harus tetap diwujudkan.
Pada sidang pertama, Bangun Silaban SE hadir di pengadilan dan memperhatikan proses persidangan. Bahkan meneteskan air mata karena seolah-olah perjuangan itu hanya terlibat pribadi pada hal untuk kepentingan umum. Pada saat sidang tidak ada ada rasa senyum, para pejuang itu sedih. Yang menjadi pertanyaan apakah kita ikut sedih ?. Tuduhan hukum yang ditujukan kepada rekan pejuang Protap seolah-olah distel dan diposisikan sebagai rencana pembunuhan. Dalam insiden itu tidak ada pembunuhan namun yang ada hanya anarkis dan itupun tidak diinginkan pendukung Protap. Sehingga sebagai dukungan moral, masyarakat Humbahas akan menemui Kapoldasu, para penegak hukum seperti Kejaksaan dan Pengadilan Negeri Medan. Bahkan akan mengunjungi pejuang Protap yang saat ini sedang menjalani proses hukum. (T10)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s