Wakil Bupati Ajak ASITA Sumut Jual Keindahan Humbahas


Posted in Pariwisata by Redaksi on Mei 31st, 2009

Medan (SIB)
Pemkab Humbang Hasundutan (Humbahas) menantang para pengusaha pariwisata dan pihak-pihak yang berani dan berduit untuk bersama-sama membenahi dan mengembangkan banyaknya panorama indah bagian dari Danau Toba agar siap dijual sebagai paket-paket pariwisata yang bervariasi.
Soalnya, Kabupaten Humbahas selama ini belum dikenal secara menyeluruh dari sisi pariwisata. Padahal banyak sudut-sudut pandang Danau Toba yang paling indah berada di wilayah Humbahas termasuk banyak kontur daerahnya sangat bagus dijadikan arena permainan maupun olahraga dirgantara seperti paralayang.
Dari sisi budaya dan sejarah pun di Humbahas ada Desa Bakkara di Kecamatan Baktiraja dimana sejarah dinasti Sisingamangaraja dimulai. Ada istana dimana Raja Sisingamangaraja XII lahir dan tumbuh dewasa.
“Humbahas memiliki banyak panorama terindah di kawasan Danau Toba. Tapi semua itu belum dikenal secara menyeluruh oleh masyarakat termasuk kalangan pengusaha pariwisata,” ujar Wakil Bupati Humbahas Drs Marganti Manullang saat berbincang-bincang dengan wartawan dan pengusaha Biro Perjalanan Wisata Sumut Aidil Anwar yang juga salah satu Ketua Asita Sumut di Bandara Polonia Medan, baru-baru ini.
Marganti Manullang lebih lanjut menjelaskan, Desa Bakkara itu diyakini memiliki daya tarik untuk wisatawan domestik maupun mancanegara yang menyenangi sejarah dan budaya. Kemudian katanya, banyak lembah dan ngarai yang asik dijadikan arena permainan dan olahraga dirgantara.
Wakil Bupati optimis, saking banyaknya objek layak jual, Kabupaten Humbahas bisa dijadikan paket wisata tersendiri apabila keindahan panorama itu dilengkapi lagi dengan tersedianya arena permainan dan pariwisata sport agar para turis betah minimal 2 hari. Memang diakuinya, untuk menuju ke arah itu perlu pembenahan yang membutuhkan biaya besar seperti soal fasilitas hotel, akomodasi hingga transportasi yang semuanya itu tidak bisa dilakukan Pemkab sendiri.
Manullang bahkan menawarkan ide kepada Asita Sumut bahwa paket wisata yang sederhana yang bisa segera dijual adalah Desa Pariwisata dimana para turis tinggal di rumah adat Batak bersama masyarakatnya secara asri. “Turis dari Singapura, Malaysia dan Hongkong setahu kita dewasa ini sangat menggemari hal seperti ini. Turis bisa tinggal ikut melakukan keseharian penduduk hingga budayanya. Mereka juga menikmati panorama indah, udara segar dan sejuk,” ujarnya.
Mengawali rencana itu, katanya, Pemkab sudah mulai menyosialisasi kepada masyarakat paling tidak untuk memelihara toilet yang bersih, kamar layak dan keramahtamahan.
Marganti Manullang langsung mengundang pengurus Asita Sumut bersama pengusaha pariwisata untuk datang meninjau ke Kabupaten Humbahas. Untuk itu Wakil Bupati mengatakan, Pemkab menyediakan akomodasi di mess atau guest house yang berisi lebih kurang 10 kamar.
Menyahuti hal itu Aidil Anwar yang juga Dirut PT Prompt Tours & Travel di Medan akan membicarakannya di pertemuan pengurus Asita Sumut. “Kita akan berkoordinasi dengan Pemkab kapan kita akan meninjau,” kata Aidil. (M17/d)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s