TAPANULI HARUS BEBAS NARKOBA


http://batakpos-online.com/Daerah Tapanuli  harus bebas dari narkoba karena bahaya yang ditimbulkannya luar biasa. Baik itu kerugian material, korban jiwa, dan dapat memutus generasi berikutnya.

Demikian pernyatan mantan Sekretaris Umum Pusat Lembaga Terpadu Pemasyarakatan Anti Narkoba (Letupan) Indonesia Fadmin Prihatin Malau di Dolok Sanggul, Kabupaten Humbang Hasundutan (Humbahas), menyambut Hari Anti Narkoba Internasional (HANI) pada 26 Juni 2009. Tahun ini mengambil tema “Jauhkan Narkoba dari Kehidapan Lingkungan Anda”.

“Luar biasa dampak negatif yang ditimbulkan narkoba,” kata Fadmin. Menurutnya, Sumatera Utara (Sumut) adalah daerah yang cukup rawan untuk peredaran dan korban narkoba sebab berdekatan dengan beberapa negara yang dikenal sebagai segitiga emas, seperti Malaysia, Singapura, Thailand, dan Australia. Negara ini dikenal sebagai daerah tujuan sindikat untuk memasarkan narkoba.

2007 lalu berdasarkan data dari Badan Narkotika Nasional (BNN) daerah ini terjadi 2.366 kasus narkoba. Menempatkan Sumut di peringkat ketiga setelah Metro Jaya Jakarta (7.485 kasus) dan Jawa Timur (3.572).

Meskipun demikian, katanya, daerah Tapanuli (Humbahas, Tapanuli Utara, Tapanuli Tengah, Tapanuli Selatan, Samosir, dan Toba Samosir) masih terbilang aman. Tetapi tidak berarti bebas narkoba karena sudah ditemukan di Samosir dan Toba Samosir.

Dari data Pusat Informasi Masyarakat Anti Narkoba Sumut dilihat berdasarkan pemberitaan di Medan sepanjang Januari-April 2009 mencapai 560 tersangka kasus. Dari pemberitaan itu, daerah Tapanuli belum menjadi pemberitaan tentang narkoba. Pemberitaan tersangka narkoba paling banyak di Medan (274 tersangka), menyusul Binjai (49), Asahan (43), Tanjung Balai (32), dan Langkat (27).

Peringatan HANI kembali membuka bahaya penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba yang terus meningkat. Pencegahan terbaik adalah memberika informasi dini buat generasi muda tentang bahaya narkoba. Bila generasi muda mendapat informasi yang jelas dan benar maka korban dapat diminimalkan. Informasi itu dapat dilakukan dengan menerbitkan buku-buku tentang bahaya narkoba yang dibagi-bagikan. pol

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s