HUT ke-6 Humbahas Meriah, TB Silalahi “Mangapian” Melihat Pembangunan di Humbahas


Posted in Marsipature Hutanabe by Redaksi on Juli 29th, 2009

Doloksanggul (SIB)
Perayaan HUT (Hari Ulang Tahun) ke-6 Kabupaten Humbahas (Humbang Hasundutan) yang dilaksanakan di Bukit Inspirasi Desa Pakkat Kecamatan Doloksanggul meriah dihadiri ribuan masyarakat, Selasa (28/7).
Selain dipadati masyarakat, perayaan itu dihadiri Letjend TNI (Purn) TB Silalahi SH, Gubsu H Syamsul Arifin Silaban SE, anggota DPD Parlindungan Purba SH MM dan Lundu Panjaitan SH, DR Anton Sihombing, mantan Bupati Humbahas Sarlandy Hutabarat SH, Ny Manatap Simanungkalit Br Tambunan, Bupati Taput Torang Lumbantobing, Bupati Tobasa Drs Monang Sitorus SH, Bupati Samosir Ir Mangindar Simbolon, PR I Unita Ir Adriani Siahaan MP, PR II Unita Artha Hutahaean SP MSi, Muspida Plus Humbahas dan lainnya.
Sebelum perayaan HUT dilaksanakan di Bukit Inspirasi lokasi perkantoran Bupati Humbahas, DR TB Silalahi dan Gubsu meletakkan baru pertama pembangunan SMA Unggulan berbiaya Rp5 miliar di Desa Silaban Kecamatan Lintongnihuta dan tahun 2010 sudah dapat menerima siswa. Peletakan batu pertama itu dihadiri Bupati Humbahas Drs Maddin Sihombing MSi, Wakil Bupati Taput Bangkit Silaban SE dan lainnya. Kehadiran TB Silalahi dan Gubsu di Bukit Inspirasi disambut dengan gondang uning-uningan Borsak Sirumonggur sekaligus pengalungan bunga. Lambaian tangan Gubsu disambut antusias masyarakat Humbahas.
Sebelum puncak acara, panitia memberikan piala dan penghargaan kepada camat terbaik di Humbahas yaitu juara I Camat Parlilitan Drs Elson Sihotang, Juara II Camat Pakkat Ratna Fride Marbun BA dan juara III Camat Onanganjang Drs JH Manullang. Penyerahan kursi roda kepada Monang Sihite, penyerahan hadiah kepada pencipta lagu Hymne Mars Humbahas Nortir Simanungkalit diwakili Ny Manatap Simanungkalit Br Tambunan dan piagam kepada sayembara pembuatan logo Kabupaten Humbahas Brits Zainal Siregar (Green). Sebagai tan da kehormatan dan penghargaan, masyarakat Humbaha dipandu Ketua LADN TN Nainggolan menyerahkan seperangkat pakaian adat Batak kepada TB Silalahi.
TB Silalahi mengaku terharu pada HUT ke-6 Humbahas dan bukan karena diberikan seperangkat pakaian adat Batak. Pemberian seperangkat pakaian adat Batak merupakan hal yang biasa tapi terharu karena Pemkab Humbahas disamping berpesta, Bupati Humbahas menyerahkan kursi roda kepada masyarakat yang membutuhkan. “Ini yang membuat saya terharu,” ucap TB. Sewaktu TB Silalahi menjabat Menteri, TNI diberi tanda jasa itu karena nilai-nilai profesional. Tapi pemberian seperangkat pakaian adat Batak mengingat nenek moyang si Raja Batak. Seperangkat pakaian adat Batak ini punya nilai spiritual yang luar biasa. Sehinga lebih bangga memakai pakaian adat Batak ini daripada tongkat Komando.
“Pemberian pakaian adat Batak ini sudah tertunda 20 tahun, sewaktu Humbahas, Tobasa dan Samosir masih Taput, LADN pernah menawarkan namun saya tolak. Apa sebabnya? harus berbuat dulu ke kampungnya. Sewaktu menjabat Menteri juga tidak pantas menerima. Tapi di Papua sudah pernah diberikan tanda kehormatan kepada saya. Orang Batak bertanya, Kenapa? Karena belum berbuat apa-apa. Gelar Datuk juga sudah saya diterima di Medan. Saya kan orang Batak kenapa harus menerima itu?” tambah TB Silalahi.
Dalam HUT itu DR TB Silalahi membawa cucu Oppu Nommensen yaitu Fransiska Nommensen dan ayah angkatnya. Kata TB, Nommensenlah yang memajukan orang Batak dan membuat kemajuan. Dulu Nommensen tidak menikah dengan orang Batak termasuk pendeta-pendeta. Fransiska Nommensen belum menikah namun TB menginginkan putra Batak yang akan menikahinya namun minimal S-2, karena Fransiska sudah berpendidikan S-2. Dulupun Nommensen sudah membangun sekolah di Belanda termasuk orang Batak diajari bertani. Artinya bahwa kita disini tidak apa-apa kalau tidak gara-gara Nommensen. TB juga menyampaikan bahwa ke depan Museum yang paling besar akan dibangun di Tobasa yang dananya dibantu ayah angkat Fransiska Nommensen. TB juga menyampaikan terimakasih kepada Gubsu atas bantuannya untuk membangun SMA Unggulan di Humbahas dengan dana langsung Rp5 miliar. Jadi Gubsu adalah bapak pendidikan.
TB Silalahi “mangapian”/iri kepada Humbahas namun secara positif. Tapi harus disyukuri karena Gubsu langsung memberikan bantuan Rp5 miliar. Pembangunan Sopo Surung di Tobasa 17 tahun silam, modal pertama hanya Rp120 juta tapi untuk Humbahas modalnya langsung Rp5 miliar. Untuk itu masyarakat Humbahas harus menghargai itu. “Saya anak pengembala kerbau tapi karena pendidikan berubah nasib,” tegas TB lagi. Pendidikanlah yang berubah nasib. TB juga berjanji akan membantu sekolah SMA Unggulan yang didirikan Gubsu.
Gubsu dalam sambutannya sangat kagum melihat Kabupaten Humbahas sehingga pembangunan di Bona Pasogit Humbahas perlu dilanjutkan. “Sekali lagi lanjutkan pembangunan ini, kami marga Silaban di perantauan mendukung sepenuhnya. Kalau ada lebih cepat lebih baik dilanjutkan pak Sihombing. Kita sudah melihat sungguh-sungguh, salah satu bupati yang jarang berbicara. Maka saya kagum melihat Sihombing ini,” kata Gubsu disambut tepuk tangan. Usai memberikan kata sambutan dilanjutkan penandatanganan prasasti Akbid Kesehatan Baru Doloksanggul. Memeriahkan HUT itu, panitia dibantu pengusaha sukses di Jakarta Donal Sihombing (Totalindo) mendatangkan 33 artis ibukota untuk menghibur masyarakat Humbang Hasundutan. (T10/u)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s