Tahun 2009 Sumut Peroleh Rp 6,15 Miliar Untuk Program Kegiatan PLDPM


Posted in Ekonomi & Keuangan by Redaksi on Juli 30th, 2009

Medan (SIB)
Kepala Badan Ketahanan (BKP) Sumut mengungkapkan, tahun 2009 ini LUEP(Lembaga Usaha Ekonomi Pedesaan ) yakni bantuan pemerintah untuk penguatan stabilitas harga gabah berubah menjadi bantuan sosial (tanpa dikembalikan) dengan nama Kegiatan Penguatan Lembaga Distribusi Pangan Masyarakat (PLDPM).
Kepala BKP Sumut melalui Kepala Bidang Pengkajian Pangan Ir Erpison Moeis kepada wartawan di kantornya mengatakan, Rabu bahwa dana untuk PLDPM di Sumut tahun 2009 dialokasikan sebesar Rp 6,15 miliar lebih diberikan secara cuma-cuma kepada 41 Gapoktan (Gabungan Kelompok Tani) di propinsi ini. Satu gapoktan menerima bantuan sosial sebesar Rp 150 juta.
Erpison didampingi Kasub Bidang Pengadaan dan Cadangan Pangan Zulkifli serta staf Ayu mengatakan, kegiatan PLDPM itu bertujuan antara lain untuk membangun fisik lumbung pangan di tingkat pedesaan, stabilitas harga gabah dan mengembangkan hasil panen rakyat. Kegiatan ini sifatnya pemberian bantuan sosial kepada Gapoktan, ujarnya.
Untuk tahun 2009, katanya ada 41 Gapoktan di 12 kabupaten yang menerima bantuan sosial tersebut yakni Kabupaten Langkat,Deli Serdang, Serdang Bedagai, simalungun, Asahan, Labuhan Batu, Tobasa, Humbang Hasundutan, Tapanuli Utara, Tapanuli Selatan, Madina dan Batubara.
Untuk 1 Gapoktan menghimpun 3 sampai 16 kelompok tani, sedangkan satu kelompok tani ada 50 orang petani.
Jadi, bantuan sosial ini hanya dimanfaatkan untuk membangun fisik lumbung beras, membeli beras/GkG (Gabah Kering giling)hasil kelompok tani dengan maksud untuk menstabilkan harga komoditi pertanian tersebut.
Dikatakan, setelah Gapoktan ditetapkan oleh Kepala BKP, maka setiap Gapoktan ada satu petugas pendamping yang berasal dari PPL (Petugas Penyuluh lapangan) berpengalaman.
Untuk membina Gapoktan itu, maka petugas pendamping akan dilatih. Ada 81 petugas pendamping dari 8 propinsi se-Sumatera yang akan dilatih di Medan, paling banyak Sumut dan Sumbar.
Ketika ditanya, Erpison mengatakan, kucuran dana bantuan sosial tersebut akan terealisasi september-Oktober 2009. diharapkan akhir Desember 2009 ada 41 fisik lumbung padi yang terbangun di Sumut.Lumbung yang terbangun itu dengan kapasitas 30 sampai 40 ton beras/GKG) per unit.
Menurutnya, kriteria Gapoktan yang terpilih yakni Gapoktan yang sudah dikukuhkan oleh instansi berwenang,mempunyai struktur organisasi yang jelas, tidak terikat tunggakan program kredit,memiliki lahan untuk membangun fisik lumbung beras yang merupakan milik Gapoktan yang dibuktikan oleh akte notaris atau PPAT/Camat.
Dana untuk membangun fisik lumbung, hanya untuk membeli bahan saja, sedangkan upahnya merupakan swadaya Gapoktan itu sendiri,ujarnya sambil menyebutkan PLDPM bersumber dari APBN. (M8/u

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s