Sumut Bisa Gelar Pilkada Serentak 2010


Bila Ada Payung HukumMardiyanto 

http://batakpos-online.com/

 Medan, BATAKPOS 
Sebanyak 22 kabupaten dan kota di Sumatera Utara bisa menggelar pemilihan kepala daerah (Pilkada) secara serentak pada 2010 mendatang. Namun, untuk kesuksesan agenda demokrasi tersebut dibutuhkan petunjuk berupa payung hukum dari Departemen Dalam Negeri sebagai regulasi untuk menggelar pilkada serentak tersebut.

Hal ini dikatakan Kepala Biro Otonomi Daerah Setdaprov Sumut Bukit Tambunan ketika ditemui di ruang kerjanya, Senin ( 3/8). “Upaya untuk menggelar pilkada serentak di 22 daerah itu masih menunggu adanya payung hukum dari Departemen Dalam Negeri,” ucapnya. 
Tambunan mengaku, secara prinsip pihaknya (Biro Otonomi Daerah) siap menyukseskan pelaksanaan pilkada serentak tersebut. Namun, dengan catatan harus ada payung hukum untuk pelaksanaannya. 
“Kondisi seperti itu (Pilkada serentak) sudah pernah digelar pada 2004 lalu. Dan saat itu, ada payung hukum yang dikeluarkan Depdagri. Dan untuk 2010 nanti pun, soal payung hukum itu mutlak harus ada. Kalau tidak, yah… tentu tak bisa dilakukan,” tukas Tambunan. 
Rincian 22 daerah yang berpeluang menggelar pilkada serentak itu, yakni Kota Medan, Kota Binjai, Kabupaten Serdang Bedagai, Kabupaten Tapanuli Selatan, Kabupaten Toba Samosir, Kabupaten Labuhan Batu, Kabupaten Asahan, Kabupaten Pakpak Bharat, dan Kota Pematang Siantar. Kemudian Kabupaten Humbang Hasundutan, Kota Sibolga, Kabupaten Mandailing Natal, Kabupaten Samosir, Kabupaten Simalungun, Kota Tanjung Balai, Kota Tebing Tinggi, dan Kabupaten Tanah Karo. 
Di 17 daerah ini, masa jabatan Kepala Daerah (KDh)-nya berakhir antara Juli, Agustus, September, Oktober, Nopember, dan Desember 2010. Dan bila Pilkada serentak digelar, maka periodesasi jabatan KDh-nya tidak bisa dikurangi dari lima tahun sejak tanggal pelantikan. 
“Contohnya Kota Medan. Pelantikan Abdillah dengan Ramli Lubis, sebagai wali kota dan wakil wali kota yang kini nonaktif itu dilakukan pada 19 Juli 2005 hingga 19 Juli 2010. Jadi, kalau pun digelar Pilkada serentak yang waktunya dipercepat, tentunya periodesasi jabatan keduanya harus sampai kepada masa akhir tugas keduanya. Tidak bisa dikurangi, atau ditambah,” bebernya. 
Sedangkan lima daerah lain yang juga berpeluang menggelar Pilkada serentak pada 2010 nanti, merupakan daerah hasil pemekaran, yakni Kabupaten Labuhanbatu Utara, Kabupaten Labuhanbatu Selatan, Kabupaten Nias Utara, Kabupaten Nias Barat, dan Kota Gunung Sitoli. 
Tambunan menjelaskan, banyak keuntungan dengan menggelar Pilkada serentak tersebut. Antara lain, sosialisasi oleh KPU, pemerintah kabupaten/kota bersama Pemprov Sumut kepada masyarakat akan lebih menghemat waktu, dan biaya. Sedangkan terkait teknis pendanaan, menurutnya tetap sama, baik Pilkada digelar serentak, ataupun tidak. 

Dimungkinkan UU 
Sebelumnya Menteri Dalam Negeri Mardiyanto melalui Juru Bicaranya Saut Situmorang di Jakarta, Sabtu (1/8) menegaskan pemerintah mendorong penyelenggaraan pilkada bagi 24 kabupaten/kota di Sumatera Utara tahun 2010 dilakukan serentak. Selain dimungkinkan oleh UU, penyelenggaraan pilkada serentak akan mendorong upaya penyederhanaan pilkada. 
Dalam melaksanakan pilkada serentak, Saut mengimbau agar KPUD Sumut memedomani pasal 235 ayat (2) UU No. 12 tahun 2008 tentang Perubahan Kedua atas UU No. 32 tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah. Dalam pasal ini diamanatkan Pemungutan suara dalam pemilihan gubernur dan wakil gubernur, bupati dan wakil bupati, serta walikota dan wakil walikota dalam satu daerah yang sama yang berakhir masa jabatannya dalam kurun waktu 90 (sembilan puluh) hari, setelah bulan Juli 2009 diselenggarakan pada hari dan tanggal yang sama.zul/ma

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s