MENERAPKAN ILMU PADI


http://www.id.finroll.com/

Para Calon Bupati dan Wakil Bupati Humbahas 2010-2015

Kisah perjalanan hidup Saul Situmorang sarat dengan berbagai pengalaman. Ia terlahir di tengah keluarga yang pas-pasan ekonominya di Medan pada 23 Juni 1964 dengan nama baptis Saul Ishak Abraham Situmorang. Sebuah nama yang menurut kepercayaan umat kristiani menjadi suri tauladan bagi masyarakat.

Saul merupakan anak ketiga dari enam bersaudara. Ayahnya adalah St. Binsar Situmorang lahir di desa Sitapongan, Dusun Ambalo, Desa Sibulbulon, Kecamatan Parlilitan, Kabupaten Humbang Hasundutan (Humbanghas). Sementara ibunya bernama Timoria Br. Tambunan juga lahir di Dusun Siduambilik, Desa Si Onom Hudon Timur 2 Kecamatan Parlilitan, Humbanghas. Terakhir, St. Binsar Situmorang mengabdi selama lima tahun sebagai Sekretaris Kecamatan (Sekcam) Doloksanggul pada 1993.

Kakek dan nenek Saul bernama Raja Onjol Situmorang dan Tomeria Br.Sihotang keduanya telah meninggal dan dimakamkan di Dusun Ambalo, Desa Sion Sibulbulon.

Saul menikah dengan Dra. Betti N Sidabutar pada 4 Juli 1991 di Doloksanggul dan kini telah dianugerahi lima anak (empat laki-laki dan satu perempuan) yaitu: Bastian Paskal Situmorang, Berman Maeda Situmorang, Bobi Josua Situmorang, Berlin Saputra Situmorang, dan Bella Brinet Ria Br.Situmorang.
Istri Saul, yaksi Dra Betti berprofesi sebagai ibu rumah tangga di samping aktif di berbagai perkumpulan social, agama, Dharma Wanita, dan PKK. Berkat anugerah Tuhan, Betti terpilih menjadi anggota DPRD Kabupaten Tapanuli Utara periode 2009-2014 dari Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura).

Dalam kehidupan sehari-hari, Saul dikenal sebagai figure yang low profile, rendah hati, bergaul tanpa memandang status dan latar belakang seseorang, dan memberikan perhatian terhadap kegiatan social dan keagamaan. Terbukti, walaupun dia tinggaldi Tarutung, tetapi ia masih dipercaya menjabat Wakil Sekretaris Umum Parsadaan Situmorang Sipitu Ama dohot Boru se-Indonesia tahun 2008-2013. Ia juga menjadipenasehat GMKI Tapanuli Utara dan anggota Majelis Pusat GKPI 2005-2010.

Dalam menjalankan karier di Pemkab Taput, para insane pers menjuluki Saul Situmorang sebagai salah satu pemikir handal yang dimiliki Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara. Terbukti, selama lima tahun ia dipercaya memangku jabatan Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (BAPPEDA)Kabupaten Tapanuli Utara, jabatan yang cukuplama bagi seorang pejabat daerah. Bahkan, di masa pemerintahan Drs. RE Nainggolan, MM menjadi Bupati Tapanuli Utara, Saul telah dipercaya menjadi Asisten Umum & Sosial Setdakab Taput (Eselon II/b 2003-2004).

Satu hal yang melekat dalam diri Saul adalah keluwesannya bergaul dan bertutur sapa. Ia enak diajak berdiskusi dan berbincang. Ia juga sangat menghormati lawan bicara. Ia memegang teguh makna umpama Batak: Hau antaladan parsaran ni binsusur, sai tiur do pardalanan molo sai denggan iba martutur. SA/HORAS.ap

One thought on “MENERAPKAN ILMU PADI

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s