Poldasu Selidiki Dugaan Korupsi Proyek Berbiaya Rp 90 Miliar di Disdiksu


Posted in Berita Utama by Redaksi on Oktober 19th, 2009

Medan (SIB)
Satuan III/Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Direktorat Reserse Kriminal Poldasu, sejak dua bulan lalu telah menyelidiki dugaan korupsi yang terjadi pada pelaksanaan Proyek Peningkatan Mutu dan Perluasan SMP berbiaya Rp 90 miliar berasal dari APBN/ Dana Block Grand di Dinas Pendidikan (Disdik) Sumut.
Pengusutan itu dilakukan bedasarkan laporan masyarakat atas dugaan penyelewengan pada proyek tahun angaran 2008 itu. Proyek RKB sebuah SMP di Bakti Raja, Humbang Hasundutan pada tahun anggaran 2007 yang diduga fiktif juga ikut dilaporkan.
Sumber-sumber di kepolisian menyebutkan, sedikitnya tiga orang staf di Disdik Sumut telah dimintai keterangannya untuk klarifikasi kasus itu. Namun sejauh itu belum ada yang ditetapkan tersangka, karena sifatnya masih penyelidikan.
Sedangkan informasi lainnya menyebutkan, proyek yang dipimpin oleh IP dengan bendahara AH tersebut dipecah menjadi beberapa paket proyek. Paket itu antara lain adalah, Pengadaan Alat Laboratorium di 288 sekolah dengan biaya Rp 17,8 miliar, Pengadaan Teknologi Infomasi Komputer (TIK) di 90 sekolah dengan biaya Rp 12 miliar, Perluasan dan Peningkatan Mutu SMP berbiaya Rp 44,5 miliar, Rehab Sarana dan Prasarana 360 Ruang SMP berbiaya Rp 14,4 miliar, Pembangunan Gedung SD/SMP Satu Atap dengan biya Rp 9,6 miliar di 24 sekolah. Sedangkan RKB SMP di Bakti Raja, Humbahas yang diduga fiktif berbiaya Rp 70 juta. Kasus ini dilaporkan oleh masyarakat ke Poldasu sikira dua bulan lalu.
Kasat Tipikor Dit Reskrim Poldasu AKBP Albert Sianipar SIk, yang dimintai konfirmasi melalu telepon, Rabu (14/10) membenarkan telah menangani kasus itu. Sampai saat ini pihaknya, mengaku masih melakukan penyelidikan dan pengumpulan bukti-bukti. Namun, untuk beberapa sample daerah belum ada ditemukan penyimpangan.
KPPU RI Minta Kejatisu Usut Dugasan Korupsi Pengadaan TV
Sementara itu, Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) RI sejak Maret lalu telah merekomendasikan agar pihak Kejaksaan Tinggi Sumut menindaklanjuti adanya dugaan korupsi pada Tender Pengadaan Televisi, DVD dan Antena pada Disdik Sumut Tahun Anggran 2007.
Dalam surat KPPU yang ditandatangani Dr Ir Benny Pasaribu MEc selaku Ketua, persidangan Majelis KPPU dalam putusannya dapat membuktikan adanya persekongkolan pada Tender TV Diknas Sumut, yang melibatkan Panitia Pengadaan Barang dan Jasa Dana APBN Disdik Sumut Tahun 2007 berinisila JS (sebagai terlapor I) dengan PT PJM ( terlapor II) sebagai pemenang lelang serta AWS (terlapor V) sebagai Wakil Direktur PT PJM.
Dikatakan, dalam putusan itu para terlapor terbukti secara sah dan meyakinkan melanggar Pasal 22 UU No.5 Tahun 1999. “ Sebagai tindak lanjut putusan majelis Komisi tersebut, KPPU memberikan rekomendasi kepada Kajatisu unuk menindaklanjuti adanya dugaan tindak pidana koprupsi yang dilakukan panitia lelang JS (terlapor I) dengan PT PJM sebagai pemenang lelang serta AWS sebagai Wakil Direktur PT PJM,” kata surat tersebut.
Keterangan di Disdik Sumut menyebutkan, pihak Kejatisu telah memintai keterangan beberapa aggota panitia tender menyangkut kasus itu. Namun, sejauh itu belum diketahui tindak lanjutnya. Sebab, orang yang dilaporkan terkait kasus itu sering muncul di Disdiksu, seolah tanpa masalah. (Pr2/o)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s