TB Silalahi Center Gelar Pemilihan Model Ucok dan Butet 2009


Posted in Marsipature Hutanabe by Redaksi on November 3rd, 2009

Tobasa (SIB)
David Siahaan dan Wasti Gracia Hutabarat terpilih sebagai Ucok dan Butet tahun 2009 padagrand final pemilihan Model Ucok dan Butet yang diselenggarakan TB Silalahi Center berlangsung di Convention Hall TB Silalahi Center Jalan Pagar Batu Balige, Sabtu (31/10). Terpilihnya “anak” dan “Boru” Batak ini, akan menjadi Duta Budaya sekaligus Duta Parawisata untuk mempromosikan alam dan budaya yang ada di Kawasan Bonapasogit (Kabupaten Tobasa, Tapanuli Utara, Samosir dan Humbang Hasundutan) ke Kancah nasional dan internasional.
Sebelumnya finalis pemilihan Ucok dan Butet telah melalui berbagai tahapan mulai dari audisi, pembekalan, tahapan pemilihan hingga masuk grand final dengan berbagai penilaian mulai dari personality (kepribadian), penampilan, penguasaan akan kepariwisataan, bidang pengetahuan budaya Batak serta pengetahuan umum, ungkap Ketua TB Silalahi Center Dra Masrina R Silalahi.
Dengan motto “Saya Bangga jadi orang Batak”, pemilihan Ucok dan Butet tahun 2009 yang diikuti dari 4 Kabupaten (Tobasa, Humbahas, Taput dan Samosir), para peserta juga diuji mengenai tarombonya sendiri, Bahasa Batak halus, umpasa, pengertian adat istiadat, makna-makna pemakaian ulos Batak itu sendiri. “TB Silalahi Center sebagai salah satu lembaga yang bergerak di bidang pelestarian dan pengembangan budaya tradisional Batak mencoba masuk kepada generasi muda dengan melaksanakan pemilihan Ucok dan Butet. Dengan pengembangan bakat seni budayanya dan peduli dengan adat istiadatnya,“ papar Masrina Silalahi.
Dengan pemilihan Ucok dan Butet ini, generasi muda tetap dekat dengan budaya bangsanya di tengah-tengah modernisasi yang selalu mendesak hingga dapat mengikis budaya asli miliknya, tetapi mampu mengkombinasikan pengaruh modernisasi dan tehnologi dengan budaya setempat. Jangan saat budaya kita diambil orang luar, kita ribut, sementara kita tidak pernah mau melestarikannya. Selain itu generasi muda juga disibukkan akan kegiatan-kegiatan positif, pengembangan bakat yang terarah, mengasah keterampilan dan menumbuh kembangkan tata nilai budaya dalam dirinya. “Butet yang terpilih akan dibekali mengikuti ajang putri Indonesia,“ terang Masrina Silalahi.
Adapun pemenang grand final pemilihan Ucok dan Butet 2009, runner –up I Ambran Syahrifuddin Pardede SPd (Ucok) dan Parasian Monika Lestari Sibarani (Butet) dan Runner –Up II Bonaparti Napitupulu (Ucok) dan Yoan Triana Laurencius Marbun (Butet). Juara favorit (pilihan langsung) Darwin Simanjuntak.
Untuk masing-masing pemenang, Ucok dan Butet tahun 2009 memperoleh uang tunai Rp 3 juta, trophi, piagam dan DVD serta selempang. Untuk Runner-up I dan II masing-masing uang tunai Rp 2 juta, trophi, piagam dan uang tunai Rp 1 juta, piagam dan trophi.
Turut menyampaikan sambutan Bupati Tobasa yang diwakili Plt Sekda Tobasa Ir Saibon Sirait dan mewakil sponsor Junisar Sinaga (Bank BNI Cabang Balige) menyampaikan apresiasi atas pemilihan Ucok dan Butet yang pertama sekali diselenggarakan di daerah ini. Dengan pemilihan Ucok dan Butet ini salah satu pembinaan budaya Batak kepada generasi muda dengan mengajaknya dan menanamkan rasa peduli dan peningkatan pengetahuan tentang budaya. “Diharapkan dengan pembinaan generasi muda tentang budaya, mereka akan menjadi “virus-virus” positif di tengah-tengah lingkungannya,“ harap Junisar Sinaga. (T11/i)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s