BAP Dugaan Korupsi Taput dan Humbahas Dikembalikan


Medan, BATAKPOS

Seperti mengikuti ’aturan main’ sebelumnya, kini giliran berkas berita acara pemeriksaan (BAP) kasus dugaan korupsi Kabag Umum dan Perlengkapan Taput, JM serta Kadis Pertanian Humbahas yang ’membal’ (dikembalikan) pihak kejaksaan ke penyidik Satuan III Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Direktorat Reskrim Polda Sumut karena dianggap belum lengkap (P-19).

“Dikembalikan, karena pihak kejaksaan menganggap BAP dua kasus dugaan korupsi di Taput dan Humbahas itu belum lengkap,” terang Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol Drs Baharudin Djafar melalui Pelaksana Harian (Lakhar) AKBP MP Nainggolan kepada wartawan di Medan, Selasa (5/12).

Menurut Nainggolan, penyidik akan segera melengkapi kekurangan BAP tersebut sesuai dengan petunjuk jaksa, untuk kemudian dilimpahkan kembali agar dapat disidangkan secepat mungkin. ”Secepatnya akan kita lengkapi dan limpahkan kembali,” tandasnya.

Sebelumnya, setelah merasa cukup unsur, penyidik Satuan III Tipikor Polda Sumut pada Senin (14/12) melimpahkan BAP kasus dugaan korupsi Kabag Umum dan Perlengkapan Kabupaten Tapanuli Utara (Taput) serta Kepala Dinas (Kadis) Pertanian Humbang Hasundutan (Humbahas) ke kejaksaan.

Kabag Umum dan Perlengkapan diduga korupsi APBD Taput senilai Rp1,2 miliar dalam pengadaan pakaian dinas pegawai, guru dan pegawai administrasi serta perlengkapannya. Sedangkan Kadis Pertanian Humbahas diduga korupsi (mark-up) pengadaan tiga unit traktor.

Para tersangka Kabag Umum dan Perlengkapan Taput, Joni Manalu dan Sekretaris Panitia Lelang Reinhard Manalu serta dua tersangka kasus dugaan korupsi pengadaan tiga unit traktor, yakni Kadis Pertanian Humbahas Ir BP dan Direktur Perusahaan Umum di Humbahas DS, SH masih diinapkan di sel Dit Reskrim Mapolda Sumut.

Berdasarkan hasil audit BPKP Sumut terhadap kasus dugaan korupsi Kabag Umum Taput tersebut menyebutkan, keduanya tersangka telah merugikan negara sebesar Rp584.939.193.

Sementara itu, Kadis Pertanian Kabupaten Humbahas Ir BP dan Direktur Perusahaan Umum di Kabupaten Humbahas DS, SH diduga korupsi APBD TA 2008 senilai Rp2,1 miliar. Peristiwa itu terjadi pada 9 April 2007, dengan kerugian negara ditaksir mencapai sebesar Rp573.383.000. ded

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s