Empat Pasangan Balon Kepala Daerah Bermasalah Hukum


Medan, BATAKPOS

Berdasarkan data Direktorat Intelkam Polda Sumut, tercatat empat bakal calon (balon) pasangan kepala daerah yang akan mengikuti pilkada di sejumlah kabupaten/kota di Sumut memiliki masalah hukum terkait adanya laporan di pihak kepolisian.

Masalah hukum tersebut dialami masing-masing pasangan balon dari Pemko Tebing Tinggi dua pasangan, Kabupaten Tobasa satu, dan Kabupaten Serdang Bedagai satu. Sedangkan selebihnya ‘bersih’. Namun, identitas masing-masing balon masih dirahasiakan.

“Kalau dari pasangan balon yang lain tidak ada, hanya empat yang dilaporkan ke polisi karena bermasalah dengan hukum,” jelas Pelaksana Harian (Lakhar) Bidang Humas Polda Sumut AKBP MP Nainggolan kepada wartawan, Rabu (3/3).

Dikatakannya, hingga kemarin sebanyak 49 pasang balon kepala daerah  telah mengantongi Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK). 

Sebanyak 49 pasangan yang saat ini telah mengantongi  SKCK itu masing-masing, 15 pasangan untuk Pemilihan Walikota/Wakil Medan, Tebing Tinggi 6 pasang, Tobasa 4 pasang, Pakpak barat  4 pasang, Samosir 2 pasang, Tapsel 5 pasal, Sibolga 5 pasang, Binjai 1 pasang, Madina 3 pasang, Humbahas 3 pasang, Pematang Siantar 1 pasang, dan Sergai 3 pasang.

Sedangkan balon dari beberapa kabupaten/kota lainnya yang juga melaksanakan pilkada belum mengurus SKCK. “Setiap warga negara Indonesia berhak membuat SKCK. meskipun dia sudah pernah terlibat kasus hukum ataupun sedang menjalani proses hukum. Hanya saja jika dia terlibat atau sudah pernah tersangkut kasus, ada tercatat dalam SKCK itu,” jelas Nainggolan. ded

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s