Polisi Akan Tindak Tegas Pelaku Anarkis Dalam Proses Pilkada Humbahas * KPU Humbahas Gugurkan Balon Bupati Karena Pengurus Parpol Pengusung Dinilai Bermasalah


Doloksanggul (SIB)
Polisi Resort Humbang Hasundutan (Polres Humbahas) selaku aparat keamanan dan penegak hukum akan mengambil tindakan tegas terhadap setiap pelaku anarkis terkait dalam proses pelaksanaan pemilihan kepala daerah (Pilkada) Kabupaten Humbahas.
Demikian disampaikan Wakapolres Humbahas Kompol Sory Siregar, Senin (12/4) di ruang kerjanya kepada wartawan menanggapi aksi unjuk rasa di Kantor KPU Humbahas, Sabtu (10/4) yang berbuntut bentrok antara pengunjuk rasa dengan aparat polisi.
Wakapolres Humbahas mengakui insiden tersebut mengakibatkan 5 personil Polisi yakni empat anggota Polres Humbahas dan seorang anggota Polres Taput menderita luka dan sejumlah warga pengunjukrasa juga mengalami luka-luka namun jumlah yang pasti tidak diketahui karena laporannya belum ada sampai ke Polres Humbahas.
Munurutnya, hingga kini belum ada yang ditahan terkait ricuh di KPU Humbahas tersebut dan pihak Polres Humbas masih melaksanakan penyelidikan sembari menunggu adanya laporan polisi (LP) untuk dapat ditingkatkan ke penyidikan. “Tetap diproses dan kini tahap penyelidikan dan kemungkinan untuk ditingkatkan ada, tapi dasarnya harus ada yakni laporan polisi (LP),” sebutnya.
Kompol Sory Siregar juga mengakui unjuk rasa warga sebagai buntut digugurkannya salah satu Balon Bupati oleh KPU Humbahas tersebut sama sekali tidak ada pemberitahuan sebelumnya kepada Polres Humbahas. Namun Waka membantah bahwa pihaknya tidak bertindak tegas atas aksi yang berujung ricuh tersebut. “Polisi tetap tegas dengan mengedepankan tindakan humanis,” ujarnya sembari menghimbau masyarakat Kabupaten Humbahas yang ingin menyampaikan aspirasi ke instansi harus lebih dulu ada pemberitahuan kepada Polisi.
Ditegaskan bahwa untuk peningkatan pengamanan selama proses Pilkada, Polres Humbahas telah mendatangkan bantuan perosnil yakni BKO Brimob sebanyak 2 pleton, Polres Taput dan Polres Dairi masing-masing juga dua pleton.
Khusus untuk hari H pemungutan suara nanti kata Waka, Polres Humbahas telah mengajukan tambahan personil ke Polda Sumut, begitu pula nantinya apabila ada aksi unjuk rasa maka akan diminta bantuan personil dari Polres tetangga.
BALON DIGUGURKAN
Sebelum aksi unjuk rasa yang berakhir ricuh, Sabtu (10/4), KPU Humbahas dalam rapat pleno Kamis (8/4) menggugurkan pasangan Balon Bupati/Wakil Bupati Saut Parlindungan Simamora/Ir Parlaungan Lumbantoruan MSi dengan alasan tidak memenuhi syarat.
Pasangan Saut P. Simamora/Parlaungan Lumbantoruan menurut KPU Humbahas tidak memenuhi dukungan Partai Politik (Parpol) minimal 15 persen dari akumulasi jumlah kursi dan suara sah hasil Pemilihan Umum legislatif tahun 2009 di Kabupaten Humbahas.
Keputusan KPU Humbahas tersebut sehubungan dengan hasil verivikasi yang dilakukan terhadap Partai Peduli Rakyat Nasional (PPRN) dimana PPRN mengajukan dua bakal psangan calon dengan SK Kepengurusan DPC PPRN Kabupaten Humbahas yang berbeda.
Berikutnya, KPU Humbahas mempedomani Surat Departemen Hukum dan HAM Republik Indonesia Direktorat Jenderal Administrasi Hukum Umum nomor AHU AH 11.01-01 tanggal 4 Januari 2010 perihal Data Partai Politik Peserta Pemilu, Pengurus tingkat Pusat Partai Peduli Rakyat Nasional (PPRN) terdaftar atas nama Amelia A Yani sebagai Ketua dan HVTA Simadjuntak sebagai Sekretaris.
Surat Kementerian Hukum dan HAM Republik Indonesia Direktorat Jenderal Administrasi Hukum Umum Nomor AHU 4 AH 11.01-03 tanggal 7 April 2010 perihal Kepengurusan Dewan Pimpinan Pusat Partai Peduli Rakyat Nasional, pada point 2 (dua) dijelaskan bahwa pada tanggal 1 Aprtil 2010 Kementerian Hukum Hukum dan Hak Asasi Manusia telah menerima surat dari H.V.T.A Simandjuntak perihal pengunduran diri H.V.T.A Simandjuntak sebagai sekretaris Jenderal DPP PPRN dan tidak ada penjelasan tentang keabsahan dari Drs Maludin Sitorus MM MBA sebagai Pjs Sekretaris DPP PPRN.
Pencalonan yang diajukan DPD PPRN Kabupaten Humbang Hasundutan dengan SK Kepengurusan DPD PPRN Kabupaten Humbahas dengan Surat Keputusan Nomor 6623/A.1/DPP-PPRN/SK-DPP/III/2010 tentang penonaktifan Ketua dan penunjukan pelaksana tugas Dewan Pimpinan Daerah PPRN kabupaten Humbahas Provinsi Sumatera Utara yang ditandatangani oleh Amelia A Yani sebagai Ketua dan Drs Maludin Sitorus MM MBA sebagai Pjs Sekretaris tidak memenuhi syarat untuk mengajukan Bakal pasangan calon.
Selanjutkan disebutkan, bahwa sesuai penelitian ulang yang dilakukan KPU Humbahas tentang kelengkapan perbaikan persyaratan pasangan bakal calon kepala daerah dan wakil kepala daerah kabupaten Humbahas tahun 2010 atas nama Saut Parlindungan Simamora dan Ir Parlaungan Lumbantoruan MSi dinyatakan tidak memenuhi syarat. (PR3/g)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s