Tokoh dan Warga Perantau Nagasaribu Humbahas di Medan Jamu Bupati Maddin Sihombing dan Istri


Posted in Marsipature Hutanabe by Redaksi on Mei 9th, 2010

Medan (SIB) Tokoh-tokoh dan warga perantau asal Desa Nagasaribu Humbang Hasundutan (Humbahas) yang bermukim di Medan menjamu Bupati Drs Maddin Sihombing dan istri di Restoran Kenanga Medan, baru-baru ini. Jamuan sekaligus ramah tamah dilakukan usai Bupati Maddin memperoleh penghargaan prestasi tinggi dalam melaksanakan pemerintahan daerah dari Gubsu Syamsul Arifin di Medan. Beberapa tokoh yang hadir di antaranya Binsar Nababan, Ir Pandapotan Nababan, St M Siburian, St M Nababan, St RM Sihombing, Drs Thomson Hutasoit, Drs Tongam Silaban, Drs Robinson Nababan, Drs J Nababan, Ir Benpa Nababan (Wakil Ketua DPRD Dairi), Pdt Belsink Sihombing, MTh, MA, J Lumbantoruan, Drs Hitler Nababan, Ir K Hutasoit serta pemuda-pemudi anggota P3NS. Acara ramah tamah diawali kebaktian singkat dan kotbah disampaikan Pdt Marhasil Hutasoit, MTh yang dilanjutkan dengan jamuan makan bersama. Pada kesempatan itu beberapa tokoh menyampaikan rasa terima kasihnya kepada Bupati Maddin Sihombing karena diakui mereka telah melakukan banyak hal demi kemajuan daerah dan masyarakat di Humbahas termasuk Desa Nagasaribu, Kecamatan Lintongni Huta. Para tokoh hampir senada menilai, Bupati Maddin Sihombing memiliki integritas tinggi sebagai seorang pemimpin, selalu satu kata dan perbuatan, low profile dan merakyat serta aktif dalam acara –acara adat masyarakat di kota Kecamatan maupun Desa-Desa tanpa melihat kaya dan miskin. “Pak Bupati kita itu terlihat sehari-hari memimpin dengan kerendahan hati dan tidak ingin menonjolkan diri,” ujar Pandapotan Nababan. Menurut Nababan, sejak dimekarkan menjadi Kabupaten, para perantau terutama yang bermukim di Kota Medan melihat sudah banyak kemajuan yang dicapai Humbahas di antaranya infrastruktur jalan dan jembatan sudah terbangun dengan hotmix hingga ke desa-desa pedalaman. Kemudian setiap kecamatan kini telah memiliki puskesmas serta irigasi untuk petani sudah dibenahi. “Artinya dengan kategori 10 Pemda yang mendapat prestasi tinggi dalam pengelolaan pemerintahan daerah dari 33 Kabupaten/Kota di Sumut salah satu bukti Humbahas sebagai Kabupaten pendatang baru sudah bisa mengejar kemajuan Kabupaten lainnya yang lebih dulu terbentuk,” kata Pandapotan. Menurut Binsar Nababan, Bupati Maddin Sihombing sebenarnya bukanlah warga Nagasaribu, tapi kampong kelahirannya adalah di Desa Parulohan, Kecamatan Lintong ni Huta. “Walau tidak warga Nagasaribu, tapi para tokoh perantau memberikan kepercayaan dan harapan kepada Bupati Maddin untuk membenahi Humbahas termasuk Nagasaribu sebagai bonapasogit kami. Di Nagasaribu pun masyarakat sudah merasakan langsung sentuhan pembangunan. Makanya kita doakan dan menjamu Bupati agar lebih memperhatikan bonapasogit kita,” kata Binsar. Bupati Maddin Sihombing juga merasa terharu atas penghargaan yang diberikan tokoh-tokoh Desa Nagasaribu yang dilakukan secara spontan dan tak diduga sebelumnya. Ia pun mengajak seluruh warga perantau membantu Pemkab membangun bona pasogit Humbahas secara bahu membahu. (M-17/y)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s