Polda Sumut Selidiki Illegal Logging di Humbahas


Medan (SIB)
Satuan IV Tindak Pidana Tertentu (Tipiter) Direktorat Reskrim Polda Sumut, saat ini tengah menurunkan tim untuk melakukan penyelidikan praktik dugaan illegal logging di Desa Pollung, Kabupaten Humbang Hasundutan (Humbahas).
“Saat ini tim dari Tipiter Polda Sumut sedang melakukan penyelidikan di sana (Humbahas), kita tunggu aja hasilnya,” terang Kasubbid Dok Liput Bidang Humas Polda Sumut, AKBP MP Nainggolan kepada wartawan, Selasa (3/8). Dijelaskannya, penyelidikan yang dilakukan tim Tipiter terkait adanya informasi tentang penerbitan Ijin Pemanfaatan Kayu Tanah Milik (IPKTM) di Desa Pollung, Kabupaten Humbahas. Padahal lokasi IPKTM tersebut berada di kawasan hutan lindung.
“Karena sebelumnya kita mendapat informasi adanya penerbitan IPKTM di areal hutan lindung, maka kita lakukan penyelidikan,” jelas Nainggolan.
Sementara sumber lain di Mapoldasu menyebutkan, Jumat (23/7) lalu pihak Poldasu telah memintai keterangan dua pejabat di Dinas Kehutanan Humbahas di Mapoldasu. Kedua pejabat itu terlihat mengendarai mobil dinas “duoble cabin” datang ke Mapoldasu membawa sejumlah berkas yang dibungkus dalam tas plastik. Sejauh itu belum diketahui status kedua oknum itu datang ke Mapoldasu.
Dalam kesempatan itu, Nainggolan juga menjelaskan, berkas berita acara pemeriksaan (BAP) kasus illegal logging di Desa Kaban Tengah, Kecamatan Sitllu Tali Urang (STU) Jahe, Pakpak Bharat dengan tersangka Kadishut Pakpak Bharat, Ir Sujarwo sudah dinyatakan lengkap (P-21) oleh pihak kejaksaan pada pekan lalu.
“BAP kasus illegal logging Pakpak Bharat sudah P-21. Selanjutnya tersangka dan barang buktinya sudah kita serahkan ke jaksa penuntut,” ujar Nainggolan. Ir Sujarwo ditetapkan sebagai tersangka karena memberikan izin pemanfaatan kayu hutan di Pakpak Bharat seluas 100 hektare. Penetapan Sudjarwo sebagai tersangka berdasarkan hasil penyidikan dan pengembangan terhadap tersangka lainnya yang ditangkap Polda Sumut pada 16 Januari 2010 lalu.
Kadishut Tobasa Segera ke Jaksa
Sementara untuk kasus dugaan illegal logging di empat wilayah Kecamatan Nassau Kabupaten Tobasa dengan tersangka Kadishut Tobasa, Ir Alden Napitupulu, BAP-nya sedang berada di tangan jaksa dan Polda Sumut tengah menunggu petunjuk.
“Untuk kasus illegal logging Tobasa, kita sedang menunggu petunjuk dari kejaksaan, karena BAP-nya sudah kita limpahkan. Mudah-mudahan pekan ini BAP kasus itu akan P21, dan tersangka serta barang bukti segera dilimpahkan ke jaksa,” kata Nainggolan.
Sedangkan untuk kasus illegal logging di Kabupaten Simalungun, hingga Selasa, penyidik Satuan IV Tipiter masih memeriksa sejumlah saksi. Dalam waktu dekat, penyidik akan segera menetapkan tersangka. “Saksi-saksi masih diperiksa, mungkin dalam waktu dekat tersangkanya akan segera ditetapkan,” tandasnya.
Seperti diberitakan sebelumnya, kasus perambahan hutan yang terjadi di Desa Sindar Dolok, Kecamatan Silou Kahean diduga melibatkan oknum Kadis Kehutanan Ir AS dan Bupati Simalungun TZD. Sejumlah barang bukti telah disita dari sekira 200 hektar hutan yang telah dirambah. Penggerebekan lokasi pembalakan liar ini langsung dilakukan Kapoldasu Irjen Pol Drs Oegroseno SH, pada akhir Juni lalu.(Pr2/ r)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s