194 Lokasi Rawan Kecelakaan di Sumut


Medan (SIB)
Dinas Perhubungan Sumatera Utara mengumumkan daerah itu memiliki 194 lokasi yang perlu diwaspadai dalam mudik Lebaran karena rawan kecelakaan lalulintas, longsor, kemacetan dan banjir.
“Sebanyak 87 lokasi rawan kecelakaan, 28 rawan longsor, 54 rawan kemacetan dan 25 rawan banjir,” kata Pelaksana Harian Kepala Angkutan Sungai, Danau dan Penyeberangan Dinas Perhubungan Sumut Renward Parapat di Medan, Kamis.
Ia mengaku telah membentuk tim untuk mempersiapkan kelancaran mudik Lebaran 2010 yang terdiri dari Dinas Perhubungan, Dinas Bina Marga, Ditlantas Polda Sumut, Jasa Raharja, Balai Besar Jalan Nasional dan Biro Perekonomian Sumut.
Dalam pemantauan dan analisa awal, perlu diwaspadai adanya kemungkinan sejumlah kerawanan seperti longsor dan banjir dalam perayaan Lebaran 2010.
Hal itu disebabkan Lebaran 2010 bertepatan dengan bulan September yang merupakan musim hujan dengan volume curah hujan normal hingga di atas normal.
Dari pendataan yang dilakukan, terdapat tujuh daerah yang rawan longsor yakni Kota Medan (dua titik), Sibolga (dua titik), Pematang Siantar (dua titik), Kabupaten Asahan (satu titik), Labuhan Batu (tiga titik) dan Pakpak Bharat (dua titik).
Daerah rawan banjir ada di lima daerah yakni Kota Medan (13 titik), Tebing Tinggi (tiga titik), Kabupaten Serdang Bedagai (dua titik), Tanah Karo (satu titik) dan Labuhan Batu (satu titik).
Kemudian, kata Renward, pihaknya juga mendeteksi 87 lokasi rawan kecelakaan lalulintas yakni Kota Medan (tujuh titik), Binjai (dua titik), Tebing Tinggi (dua titik), Pematang Siantar (delapan titik), Tanjung Balai (empat titik), Sidempuan (satu titik) dan Sibolga (dua titik).
Kerawanan kecelakaan lalulintas juga terdapat di Kabupaten Langkat (11 titik), Deli Serdang (tiga titik), Serdang Bedagai (sembilan titik), Asahan (satu titik), Tanah Karo (tiga titik), Labuhan Batu (lima titik), Dairi (tiga titik), Tapanuli Selatan (satu titik), Tapanuli Tengah (sembilan titik), Mandailing Natal (dua titik), Tapanuli Utara (dua titik), Simalungun (delapan titik) dan Humbang Hasundutan (empat titik).
Sedangkan daerah yang rawan kemacetan lalulintas adalah Kota Medan (19 titik), Binjai (dua titik), Tebing Tinggi (dua titik), Pematang Siantar (empat titik), Tanjung Balai (satu titik), Sidempuan (satu titik) dan Sibolga (dua titik).
Selain itu, Kabupaten Langkat (satu titik), Deli Serdang (dua titik), Serdang Bedagai (lima titik), Asahan (empat titik), Tanah Karo (tiga titik), Labuhan Batu (satu titik), Dairi (satu titik), Tapanuli Selatan (satu titik), Mandailing Natal (tiga titik), Tapanuli Utara (satu titik) dan Toba Samosir (tiga titik).
Untuk memberikan bantuan kepada masyarakat, khususnya pemudik Lebaran, akan ditempatkan sejumlah petugas dari instansi terkait, katanya. (Ant/q)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s