Di Humbahas, Pangkalan Minah Tidak Mengindahkan SK Bupati


DOLOKSANGGUL (EKSPOSnews)

Surat keputudan (SK) Bupati Humbang Hasundutan, Maddin Sihombing, MSi bernomor 7 tahun 2008 yang mengenai harga minyak tanah, dianggap sampah. Persoalannya, sampai saat ini harga diperjualkan ke masyarakat luas oleh pangkalan per liternya mencapai Rp7.000 hingga Rp8.000 ribu. Sementara, dari keterangan surat tersebut seperti di Kecamatan Dolok Sanggul, pangkalan diwajibkan menjual minah ke pengecer maupun ke masyarakat dengan harga Rp2.900 perliternya, seangkan pengecer diwajiban menjual perliternya ke masyarakat Rp3.500.
   
Padahalnya lagi, pihak Dinas Perindustrian Perdagangan dan Koperasi Kabupaten Humbang Hasundutan sudah menegur pihak pangkalan sebanyk 23 dan 1 agen. Dan melakukan ancaman, apabila ada temuan lagi harga minah tidak sesuai dengan SK Bupati, maka izinnya akan dicabut.
 
Akan tetapi, kenyataannya di lapangan pihak pangkalan yang berada di Kecamatan Dolok Sanggul tetap menjual minah dengan harga tinggi. Hal itu hasil wawancara Eksposnews dengan salah seorang ibu rumah tangga boru Sihotang yang usai membeli minah dari pengecer, Kamis 2 September 2010.

kami beli Rp8.000 per liter, emang kenapa. Apa harga minyak ini tidak sesuai,”katanya tanpa tahu adanya surat edaran dari Bupati Humbahas tersebut. Sementara itu, Kepala Dinas Perindustrian Perdagangan dan Koperasi, Poster Sianturi, kepada Eksposnews, mengakui belum tahu.”Aku belum tahu, nanti dicek,”katanya yang langsung menutup kaca mobil dinasnya.(gs)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s