Warga Pollung Masuki Kawasan Hutan dan Mencabuti Ekaliptus TPL


POLLUNG (EKSPOSnews): Ratusan warga Desa Pandumaan dan Sipitu Huta,Kecamatan Pollung, Kabupaten Humbang Hasundutan (Humbahas), Sumut memasuki kawasan hutan Pollung yang dikelola PT Toba Pulp Lestari (TPL) dan berencana mencabuti bibit pohon ekaliptus yang sudah ditanam.

Masyarakat marah kepada PT TPL karena mengingkari janjinya untuk tidak lagi menebangi pohon kemenyan di kawasan hutan Pollung.Warga pun berusaha mengamankan lahan kemenyan sekitar delapapan hectare yang mereka klaim sebagai tanah adat itu.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, Lembaga Kelompok Studi Pemrakarsa dan Pengembangan Masyarakat (KSPPM) Delima Silalahi yang selama ini mendampingi warga, mengakui hingga tadi malam, warga yang mayoritas kaum laki-laki masih berada di kawasan hutan.

“Aksi itu dilakukan warga karena masih ada aktivitas di tengah hutan.Padahal, sebelumnya telah disepakati bahwa TPL harus menghentikan aktivitasnya menunggu adanya hasil atas aksi protes warga terhadap penebangan pohon kemenyan oleh TPL,”papar Delima Silalahi.

James Sinambela, 50, seorang warga mengatakan informasi tentang adanya aktivitas di hutan tanaman industri (HTI) PT TPL yang bersengketa dengan warga itu diketahui dari warga yang baru keluar dari kawasan hutan.

Di hutan yang selama ini menjadi lahan kemenyan tersebut, para pekerja atau rekanan TPL dikabarkan sudah kembali mengolah lahan.

Warga Desa Pandumaan lainnya, A Jungjung Sihite,54, juga menyatakan hal yang sama.Menurut dia, aktivitas yang dilakukan PT TPL di hutan kemenyan yang selama ini diklaim warga sebagai warisan nenek moyang mereka telah memicu kemarahan warga.

Direktur PT TPL Juanda Panjaitan, menyatakan bahwa mereka tidak menebang pohon kemenyan milik warga Kecamatan Pollung. Bahkan,TPL telah menyurati Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Humbahas agar meminta warga menandai kawasan hutan kemenyan di kawasan HTI TPL.

Menurut Juanda, meskipun lahan itu merupakan kawasan HTI, mereka akan mengakomodasi kepentingan warga.“ Bahkan,kami berkomitmen untuk menjadikan kawasan tersebut sebagai lahan kehidupan,” tuturnya. (rs)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s