3 Napi Kabur Dari Lapas Sibolga, 2 Ditangkap


Tapteng (SIB)
Tiga orang Narapidana (Napi) melarikan diri, Minggu (26/9) lalu, namun 2 orang di antaranya berhasil ditangkap di wilayah Pandan, sedangkan seorang lagi berhasil melarikan diri. Terkait dengan Napi yang belum ditangkap hingga hari ini, Kalapas Kelas IIA Sibolga Thomas Barajanan mengaku terus berkoordinasi dengan kepolisian yang ada di seluruh wilayah sekitar seperti Polres Sibolga kota, Polres Tapteng, Polres Tapsel, Polres Padangsidempuan, Polres Taput, Polres Humbahas dan Nias. Tujuannya untuk menutup sekaligus mempersempit ruang gerak pelarian Napi tersebut.
“Sampai hari ini kita terus berkoordinasi dengan kepolisian. Bahkan hingga ke alamat di mana ia dibesarkan dan ditangkap dulunya,” kata Kalapas sembari mengaku sudah melaporkan insiden tersebut ke pimpinan
Terkait adanya dugaan orang dalam yang memback up pelarian tersebut, Kalapas membantah. Ia bilang, setelah mendengar dan mengecek langsung peristiwa pelarian dari 2 orang yang tertangkap, Napi tersebut murni melarikan diri tanpa dibantu oleh orang lain, dengan memanjat tembok Lapas saat acara ibadah Minggu. “Tidak ada yang membantu, dan pengamanan di Lapas pun sudah optimal dan kita selalu melakukan deteksi dini. Namun seketat apapun penjara bahkan seperti Alcatraz, para pelaku kejahatan selalu mampu untuk melarikan diri. Seperti yang terjadi di Lapas Sibolga, ketiga Napi yang kabur memanfaatkan peluang atau celah pada saat orang terkonsentrasi melaksanakan ibadah pada hari Minggu,” ucap Kalapas.
Namun demikian, kata Kalapas, pihaknya akan memperketat pengamanan dan akan memeriksa intensif siapa saja pengunjung yang hadir di Lapas, soalnya pelarian Napi bisa saja berkat dukungan pengunjung. Kemudian para petugas disiagakan merazia setiap ruangan di setiap harinya sehingga para Napi tidak memiliki kesempatan untuk merancang alat yang akan dipergunakan untuk kabur atau melarikan diri.
Sementara itu, Kepala Kepolisian Polres (Kapolres) Sibolga Kota, Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Jhony Sebayang yang dihubungi wartawan via telepon selular membenarkan bahwa pihaknya telah menerima informasi atas kaburnya tiga orang Napi dari Lapas Kelas IIA Sibolga. ”Sejak kejadian itu, kita rutin menggelar razia kendaraan bermotor. Razia ini juga sekaligus dalam rangka mendukung kinerja Polri menangkap para teroris,” katanya seraya menyebutkan dalam razia tersebut Polresta mengikut sertakan petugas Lapas untuk mengetahui wajah Napi. (Hel/n)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s