Kebakaran Besar di Tarutung Pengusaha Rumah Makan Abdi Tewas


Tarutung (SIB)
Kebakaran besar terjadi di Tarutung, Kabupaten Tapanuli Utara, Minggu dini hari (3/10) sekira pukul 01.40 WIB menghanguskan tujuh (7) rumah di Jalan Sisingamangaraja, tepatnya di komplek Abadi.
Kebakaran ini juga menewaskan Maurits P Manalu (69) (Ompu Ricky Doli) dan korban luka bakar Mangapul br Lumbantobing (Ompu Ricky Boru) istri Maurits. Korban tewas cukup dikenal di Tarutung dengan gelar “par-Abadi” karena merupakan pengusaha rumah makan abadi yang saat ini telah beralih ke usaha kelontong.
Peristiwa tersebut cukup menghentakkan warga Tarutung dan sekitarnya. Apalagi peristiwanya terjadi saat warga sedang pulas-pulasnya tidur. Saksi mata mengatakan, api sangat cepat merambah ke seluruh rumah dan kobarannya menjulang tinggi. Upaya penyelamatan barang-barang yang dilakukan warga dari masing-masing rumah yang terbakar tidak berbuah banyak. Sebanyak tujuh (7) rumah pun tidak dapat terselamatkan dari musibah kebakaran itu. Ketujuh rumah masing-masing milik Maurits P Manalu (usaha kelontong), Maknur (tukang sate/penyewa), Poibe br Sihombing (MP Tobing), Miduk Lumbantobing (warnet), Darwin Hutapea (kedai kopi), Hotnita br Lumbantobing (salon the mercys/penyewa) dan Marihot Lumbantobing sebanyak 2 unit (yang disewakan untuk rencana gedung Bank BNI). Dua ruko dengan bangunan permanen milik Marihot Lumbantobing yang rencanya akan digunakan menjadi gedung BNI cabang pembantu (Capem) Tarutung tersebut mengalami kebakaran dari bagian samping kanan. Tadinya gedung itu dalam tahap pembenahan dengan pemasangan plakat nama untuk selanjutnya direncanakan akan diresmikan beberapa hari lagi.
Mengetahui terjadinya kebakaran, masyarakat sekitar lokasi kejadian secara beramai-ramai turun untuk memberikan pertolongan antara lain melakukan upaya pemadaman api menggunakan alat seadanya berupa ember dan lainnya. Namun kerja keras yang dilakukan warga secara bahu membahu tidak mampu mengimbangi kobaran api sehingga api terus merambah menghanguskan ketujuh rumah.
Begitu juga upaya pemadaman yang dilakukan petugas pemadam kebakaran dengan menurunkan dua (2) mobil pemadam kebakaran (Damkar) milik Pemkab Taput tidak banyak memberihasil. Warga menilai Damkar yang diturunkan kurang dapat dimaksimalkan untuk pemadaman kebakaran.
Bantuan mobil pemadan kebakaran juga didatangkan dari Pemkab Toba Samosir sebanyak dua (2) unit dan satu unit dari Pemkab Humbang Hasundutan. Akan tetapi karena cepatnya api menghanguskan rumah-rumah tersebut sehingga kehadiran Damkar itu tidak lagi memberi manfaat banyak. “Pemadam api dapat terbantu dengan kehadiran alat berat berupa loder untuk merubuhkan rumah-rumah yang terbakar,” sebut Benny Simanjuntak warga Jalan Sisingamangaraja Tarutung (simpang empat) sembari mengatakan loder itu diketahui milik pengusaha Tolkit.
Lurah Kelurahan Hutatoruan X E Siallagan yang dikonfirmai SIB di lokasi kejadian mengatakan, sesuai laporan yang diterimanya bahwa sumber api berasal dari bagian belakang satu satu rumah yang hangus terbakar. “Belum dapat dipastikan sumber apinya,” sebut Siallagan. Menurutnya, Bupati Taput Torang Lumbantobing dan Sekdakab Drs Sanggam Hutagalung MM langsung turun ke lokasi kejadian saat peristiwa berlangsung.
Informasi lainnya yang diperoleh di lokasi kejadian mengatakan, korban tewas Maurits P Manalu ditemukan dalam bak air di kamar mandi rumah korban yang hangus terbakar. Korban tidak mengalami luka bakar yang cukup serius. Tapi hanya mengalami luka bakar pada ujung jari tangannya.Diperkirakan korban meninggal akibat kehabisan oksigen di tengah kobaran api dan berusaha menghindari sengatan panas api dengan menceburkan diri ke dalam bak air kamar mandi. Beberapa sumber mengatakan bahwa korban sebelumnya telah ke luar dari dalam rumah. Namun tiba-tiba masuk kembali ke dalam rumah karena menduga salah seorang cucunya masih terperangkap dalam kobaran api. Setelah masuk, korban tidak pernah lagi kelihatan ke luar dari dalam rumah. Setelah api berhasil dipadamkan, petugas dan warga menemukan korban tewas di dalam bak air kamar mandi. Selanjutnya dibawa ke rumah sakit umum swadana Tarutung untuk keperluan otopsi.
Mantan anggota DPRD Taput Jonny Sihombing bersama beberapa warga Simaungmaung Jalan Sisingamangaraja Tarutung menginformasikan, peristiwa kebakaran di lokasi yang sama merupakan yang kedua kali terjadi. Peristiwa pertama terjadi tahun 1994 dan jumlah rumah yang hangus terbakar lebih banyak dari kejadian saat ini. Saat ini, pihak Kelurahan Huta Toruan X bersama instansi terkait seperti Dinas Sosial telah mendirikan Posko kebakaran untuk mengumpulkan data terkait kebakaran tersebut dan juga sebagai posko penerimaan sementara bantuan-bantuan dari para sukarelawan. Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Taput AKP AR Purba ketika dikonfirmasi wartawan melalui telepon selularnya mengatakan pihaknya telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan telah memasang police line di lokasi kejadian. “Dugaan sementara, kebakaran terjadi akibat korsleting atau akibat arus pendek listrik,” ujarnya. (PR3/x)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s