Kerugian Gempa Taput Rp 7 Miliar


Rabu, 22 Juni 2011 | 21:29:55
TARUTUNG(EKSPOSnews): Kerugian akibat gempa berkekuatan 5,1 Skala Richter yang terjadi di Kabupaten Tapanauli Utara, Sumatera Utara, pada pertengahan Juni lalu, diperkirakan mencapai Rp7 miliar.”Angka pasti belum bisa dinyatakan. Sebab, kami sedang melakukan pendataan untuk menilai kerusakan akibat bencana tersebut,” ujar Kabid Rehabilitasi dan Rekonstruksi Badan Penanggulangan Bencana Daerah Provinsi Sumut, Hidayat di Tarutung, Rabu, 22 Juni 2011.

Ia mengatakan, pihaknya sedang melakukan pendataan langsung di lokasi kejadian gempa, bekerjasama dengan Dinas PU serta tim Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dari Jakarta, guna mendapatkan angka kerugian yang pasti.

Menurutnya, perkirakan total kerugian berdasarkan data dari Dinas PU Cipta Karya harus divalidasi dulu, sebelum jumlahnya diumumkan.

Hidayat menyebutkan, asumsi kerugian seperti yang digambarkan Sekretaris Daerah Pemkab Tapanuli Utara, Sanggam Hutagalung dengan taksiran mencapai Rp7 miliar, kemungkinan jumlahnya bisa lebih besar, mengingat banyaknya gedung yang rusak parah..

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah Taput, Tumbur Hutabarat menambahkan, kerugian terbesar juga akibat banyaknya rumah penduduk, tempat ibadah dan sekolah yang rusak serta beberapa titik jalan antar lintas Sumatera yang mengalami kerusakan.

“Dana untuk memperbaiki sarana infrastruktur maupun sekolah serta rumah ibadah termasuk membantu perbaikan rumah penduduk tersebut membutuhkan biaya yang tidak sedikit jumlahnya,” katanya.

Data kerusakan sementara, menurutnya, yakni sebanyak 30 unit gedung sekolah yang rusak. Kerusakan berat terjadi pada 5 unit SD, 1 unit SMK HKI, 1 unit PAUD, TK serta gedung sekolah SMP Negeri 1, SMA Negeri 1 kecamatan Pahae Jae berikut bangunan laboratorium dan kantor guru.

Tumbur menyebutkan, 34 unit rumah ibadah mengalami rusak berat dan 2083 rumah penduduk yang mengalami rusak, dengan kerusakan berat sebanyak 225 unit, kerusakan sedang 75 unit serta kerusakan ringan 1783 unit.

Sarana perkantoran yang rusak, lanjutnya, Balai Benih Ikan, Kantor Camat, kantor Kepdes, Kantor Lurah, Kantor Polsek, masing-masing satu unit.

Kerusakan pada fasilitas umum, yakni 1 unit taman bacaan, kantor PLN, Balairung empat unit, MCK sepuluh unit, KCK Air Bersih (PNPM), kamar mandi umum masing-masing satu unit, dua unit jembatan, satu unit jembatan gantung dan titik ruas jalan.

“Sarana kesehatan yang rusak meliputi kerusakan berat yang dialami klinik Martondi dan Puskesmas serta rumah dinas Puskesma di kecamatan Pahae Jae,” kata Tumbur.(an)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s