Golkar Siapkan 20 Calon Gubernur Sumatera Utara


TEMPO.CO

TEMPO.CO, Medan – Partai Golkar mulai menyiapkan calon yang akan bertarung dalam pemilihan gubernur Sumatera Utara 2013. Wakil Sekretaris Jenderal Dewan Pimpinan Pusat Partai Golkar, Leo Nababan, mengatakan Golkar menargetkan calonnya menang di Sumatera Utara.

Untuk memuluskan target itu, kata Leo, partai berlambang pohon beringin itu menyiapkan 20 nama. »Golkar tidak main-main menargetkan kemenangan di Sumatera Utara. Hal itu kami buktikan dengan menyiapkan 20 nama pejabat TNI/ Polri ataupun sipil serta mantan pejabat serta tokoh masyarakat,» kata Leo yang juga koordinator provinsi Partai Golkar wilayah Sumatera Utara kepada Tempo, Selasa 22 Mei 2012.

Dari nama-nama calon itu, ujar Leo, partainya akan mengumumkan secara resmi calon gubernur Sumatera Utara setelah hasil survei Lingkaran Survei Indonesia keluar sekitar Juni atau Juli 2012. Partai Golkar, kata Leo, akan mengutamakan kader sebagai calon gubernur. Namun jika kader Golkar kalah dalam hasil survei dibanding calon nonkader, Golkar akan mencalonkan yang bukan kader Golkar. »Dengan catatan hasil survei yang bukan kader Golkar jauh di atas kader,” ujar dia.

Dari nama-nama yang disiapkan Golkar, kata Leo, didominasi mantan pejabat non-Golkar. Sebut saja Inspektur Jenderal Wisjnu Amat Sastro (Kepala Polda Sumatera Utara), Abdillah (mantan Wali Kota Medan), Letnan Jenderal Azmyn Yusri Nasution (mantan Panglima Kostrad), R.E. Nainggolan (mantan Sekretaris Daerah Provinsi Sumut), Gatot Pujo Nugroho (Pelaksana Tugas Gubernur Sumatera Utara yang merupakan kader Partai Keadilan Sejahtera), dan anggota DPR Fraksi Partai Golkar, Chairuman Harahap.

Meski kader non-Golkar mendominasi nama-nama calon, menurut Leo, bukan berarti Golkar kehabisan kader terbaiknya untuk bertarung di Sumatera Utara. »Ada juga kader Golkar yang disurvei. Hanya, nama mereka tidak sepopuler calon non-Golkar. Setidaknya itu hasil sementara survei,” ujar Leo.

Adapun nama eks Wali Kota Medan, Abdillah, yang pernah menjalani hukuman karena korupsi pengadaan mobil pemadam kebakaran saat menjabat wali kota, Leo menyebutnya sebagai “kuda hitam” Golkar.

»Abdillah punya peluang calon gubernur Sumut meski pernah dihukum. Peluangnya ada pada putusan kasasi Mahkamah Agung yang memvonis empat tahun penjara untuknya. Itu berarti Abdillah lolos syarat calon kepala daerah. Tim DPP Golkar saat ini mempelajari kasus hukum Abdillah,» kata Leo.

Nama lain yang dinilai mendapat dukungan besar, menurut Leo, adalah R.E. Nainggolan. Mantan Sekretaris Daerah Sumatera Utara itu merupakan pejabat karier yang merangkak dari bawah. Nainggolan pernah menjabat Camat, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Kepala Badan Informasi dan Komunikasi, hingga jabatan karir tertinggi pegawai provinsi, yakni Sekretaris Daerah.

SAHAT SIMATUPANG

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s