JENDERAL-JENDERAL BESAR TANAH BATAK

  1. Jenderal Besar TNI (Purn.) Abdul Harris Nasution *****

Jenderal Besar  TNI  Purn.  Abdul Harris Nasution (lahir diKotanopan , Sumatera Utara , 3 Desember  1918  – meninggal di Jakarta , 6 September  2000  pada umur 81 tahun) adalah seorang pahlawan nasional Indonesia  yang merupakan salah satu tokoh yang menjadi sasaran dalam peristiwa Gerakan 30 September , namun yang menjadi korban adalah putrinya Ade Irma Suryani Nasution .

Sebagai seorang tokoh militer, Nasution sangat dikenal sebagai ahli perang gerilya . Pak Nas demikian sebutannya dikenal juga sebagai penggagas dwifungsi  ABRI . Orde Baru  yang ikut didirikannya (walaupun ia hanya sesaat saja berperan di dalamnya) telah menafsirkan konsep dwifungsi itu ke dalam peran ganda militer yang sangat represif dan eksesif. Selain konsep dwifungsi ABRI, ia juga dikenal sebagai peletak dasar perang gerilya. Gagasan perang gerilya dituangkan dalam bukunya yang fenomenal, Strategy of Guerrilla Warfare. Selain diterjemahkan ke berbagai bahasa asing, karya itu menjadi buku wajib akademi militer di sejumlah negara, termasuk sekolah elite militer dunia, West Point, Amerika Serikat. Continue reading “JENDERAL-JENDERAL BESAR TANAH BATAK”

Gali Informasi Sejarah Raja Sisingamangaraja, Pemko Subulussalam Aceh Berkunjung ke Humbahas

Doloksanggul (SIB)
Untuk memperdalam sejarah perjuangan Sultan Daulat Bin Sultan Bagindo Sambo teman karib Raja Sisingamangaraja waktu berjuang dulu, Pemko Subulussalam Aceh yang tergabung Tim Ekspedisi Observasi Situs Sejarah mengunjungi Kabupaten Humbang Hasundutan (Humbahas), Rabu (15/9). Kunjungan itu diterima Wakil Bupati Humbahas Drs Marganti Manullang didampingi Asisten III Drs Usman Sihotang, Kabag SDA Ir Marco Panggabean MSi, Kabag Kesra Parsaoran Simanullang SPd, Kabag Humas diwakili Alfonsius Tinambunan SE. Tim Ekspedisi dari Pemko Subulussalam tersebut yaitu, Kadis Hutbun Ir Damhuri Bancin MM, Ketua ICMI DR Syahyuril, Kabag Humas Anharuddin, Kabid Kebudayaan Aswial SPd MPd, Wilda Koswara SSos (ICMI), Syafrial SE (pengusaha) dan Kabeakan SE (Wiraswasta) Continue reading “Gali Informasi Sejarah Raja Sisingamangaraja, Pemko Subulussalam Aceh Berkunjung ke Humbahas”

Meluruskan Si Boru Lopian dan Tor Naginjang

Oleh Jeffar Lumban Gaol*)

“SINAMBUL”

HAMI NAMARSIAK BAGI

HUMOKHOP TANO NI DEGE

DOHOT LANGIT NI JUNJUNG

Ompu Tor Naginjang {Barita Mopul Lumban Gaol} Ihutan Bius Huta paung

Salah satu tokoh yang mengikuti pertemuan para Ihutan Bius di Ri Nibolak Lintong Bakkara Tahun 1883( no urut 5)

1} Bius Sagala-Appagiling Sagala

2} Bius Sihotang- O T Hapoltahan Sihotang

3} Bius Tamba- A. Huasas Tamba

4} Bius Tanjung Bunga- Ompu Parik Nadeak

5} Bius Huta Paung- Ompu T. Naginjang

6} Bius Situmorang – Aek Nauli {keturunan Malela Raja}

7} Bius Lintong {tuan rumah}

(hal 226 Sitor Situmorang dalam” Toba Na Sae”) nomor urut 5) tertulis Bius Huta Paung-Ompu T. Naginjang, yang benar/koreksi Ompu Tor Naginjang, Dia adalah Ompung dari si Tor Naginjang, tunangan/pariban boru Lopian. Putri Raja Sisingamagaraja ke XII. Continue reading “Meluruskan Si Boru Lopian dan Tor Naginjang”